Rabu, 21 Februari 2018

Tunjangan Guru DKI Jakarta Dinaikkan

Oleh :

Tempo.co

Senin, 21 Juli 2003 15:27 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Tunjangan guru untuk provinsi DKI Jakarta akan mengalami kenaikan dari Rp.350 ribu menjadi Rp.700 ribu. Kenaikan ini berlaku sejak APBD ditetapkan Januari lalu. Kenaikan ini sangat penting mengingat kesejahteraan guru sangat minim, kata gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, kepada para wartawan usai menghadiri acara silaturahmi dengan guru-guru se-DKI di Jakarta, Senin (3/2). Sebelum berbicara kepada wartawan, Sutiyoso telah melontarkan janjinya tersebut kepada para guru. Namun, guru-guru yang hadir tidak memberikan sambutan seperti yang diharapkan. Mereka terlihat menyangsikan ucapan gubernur ini. Sepertinya kok tidak percaya. Kalau nggak percaya saya tidak usah melanjutkan sambutan saya, kata Sutiyoso. Selain membicarakan masalah tunjangan untuk guru yang berstatus pegawai negeri sipil, Sutiyoso juga membicarakan masalah guru honorer. Menurut dia, nantinya para guru honorer ini akan mengikuti seleksi dan bila lulus seleksi akan diangkat menjadi tenaga kontrak. Guru kontrak akan mendapatkan gaji sebesar Rp.750 ribu per bulan. Makanya untuk yang honorer, berlomba-lombalah untuk bisa lulus seleksi, katanya. Sutiyoso yang pada waktu itu membuka forum tanya jawab dengan para guru mengatakan bahwa dirinya merupakan pemerhati pendidikan. Dia mengatakan bahwa pendidikan di ibukota belum memenuhi kualitas yang baik. Kasus robohnya SD 01 Kwitang, Jakarta Pusat, membuat hatinya terpukul. Jaman modern kok masih ada sekolah yang roboh. Ke depan, saya harapkan tidak ada cerita lagi seperti itu. Jangan tunggu roboh dulu, baru diperbaiki, ujarnya. Para guru yang berkesempatan untuk bertanya langsung ke Sutiyoso langsung mengeluhkan perihal sekolahnya masing-masing. Seorang guru dari sekolah kejuruan mengatakan bahwa saat ini keahlian tenaga guru kejuruan sangat minim. Dia mengusulkan pendidikan keahlian para guru ke luar negeri dilanjutkan tiap tahunnya. Selain itu, seorang guru dari SMU 26 Tebet Jakarta Selatan mengatakan bahwa renovasi sekolahnya sampai saat ini belum selesai. Padahal, sebuah SMP, yang letaknya di samping sekolahnya, sudah selesai direnovasi dengan waktu yang lebih singkat dari renovasi sekolahnya. Dalam menjawab pertanyaan guru-guru tersebut, Sutiyoso ditemani Kepala Dinas Pendidikan Menengah Tinggi, Sukesti Martono, dan Kepala Dinas Pendidikan Dasar, Gito Purnomo. Sutiyoso mengatakan jika ada guru-guru yang merasa dipersulit atau diperas oleh pegawai Pemda DKI dalam memproses kenaikan pangkat, permohonan perbaikan sekolah atau lainnya, langsung saja melaporkan hal tersebut kepadanya. Pasti akan saya lindungi sumber (pelapor) itu, katanya menjelaskan. Dalam kesempatan itu Sutiyoso meresmikan 17 sekolah yang baru diperbaiki di wilayah provinsi DKI. Keseluruhan biaya perbaikan mencapai Rp.60,1 miliar. Selain menjanjikan kenaikan tunjangan, Sutiyoso juga menjanjikan kenaikan anggaran pendidikan sebesar 20-25 persen dari APBD tahun 2004. (Dewi Retno - Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Penilaian Kementerian LHK soal Tiga Bulan Bersih Sampah

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan melakukan penilaian kinerja pemerintah dan masyarakat terait program Tiga Bulan Bersih Sampah.