Foke Puji Sistem Peringatan Dini Banjir di Bidara Cina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo memuji sistem peringatan dini (early warning system) di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur.

    “Saya gembira warga sudah punya early warning system sendiri. Katulampa (pintu air di Bogor) tingginya berapa, warga sudah tahu sendiri,” kata Foke, sapaan Fauzi, di sela kunjungannya di Bidara Cina, salah satu titik banjir di Jakarta, Kamis (18/2).

    Menurut Wakil Lurah Bidara Cina Ria Kristina pihaknya memang selalu memberi peringatan dini pada warga. “Seperti semalam. Saat kami tahu akan ada banjir kiriman jam lima pagi, jam tiga pagi kami langsung memberi peringatan ke warga,” kata Ria.

    Ria mengatakan kedalaman banjir di tiga RW di kelurahannya mencapai 70 sentimeter. Tiga RW lain, kedalaman banjir mencapai 60 sentimeter. Pihaknya sejak awal banjir pada Sabtu (13/2) menyediakan tiga pos penampungan. Tiga pos itu menampung total 220 pengungsi yang jumlahnya bertambah 80 orang dari kemarin. “Belum ada pengungsi yang kembali ke rumah,” ujar dia.

    Hingga hari ini, Dinas Sosial masih terus mengirimkan bantuan ke tiga pos pengungsian, berupa bantuan pangan. “Hari ini bantuan dari Dinas Sosial ada 140 kotak nasi. Kemungkinan jumlah itu bertambah menyesuaikan jumlah pengungsi. Jadi misal sekarang jumlah pengungsi menjadi 220, setelah ini mungkin bantuan nasi juga akan sejumlah itu,” kata Ria.


    ISMA SAVITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.