Pengemis Tusuk Pesaingnya di Pintu Tiga Senayan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -  Joni, korban penusukan di daerah Senayan, saat ini dirawat Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo.

    Kronologis kejadiannya, menurut Joni, saat itu dia sedang berjalan di depan pintu tiga Senayan dan pelaku datang langsung menusukan alat pengais sampah ke kepalanya. "Saya tidak kenal pelaku, yang saya tahu dia sama-sama pengemis di daerah Senayan," ujarnya saat ditemui Tempo di RS Mintohardjo, Kamis (18/2).

    Pelaku, lanjut Joni, segera meninggalkan lokasi kejadian. Sebelumnya, Joni menyatakan, dia sempat beradu mulut dengan pelaku. Joni sendiri segera dilarikan ke rumah sakit oleh pihak kepolisian setempat.

    Menurut dokter Emeth P, dokter yang merawat Joni di RS Mintohardjo, Joni masuk ke RS Mintohardjo pukul 13.49. Dia menderita luka bacok hingga kulit kepalanya terkelupas. "Kedalaman luka sekitar satu centimeter dengan lebar 15 centimeter," ujar Emeth.

    Luka Joni, menurut Emeth sudah diobati. "Tadi ada sekitar 10 jahitan untuk menutup lukanya." Pihak kepolisian, lanjut Emeth, masih mencari pelaku penusukan.

    Emeth menyatakan, kondisi Joni saat ini sudah baik. Namun, Joni belum bisa meninggalkan rumah sakit karena pihak rumah sakit masih menunggu kedatangan pihak keluarga atau kepolisian. "Ini kan korban kekerasan sehingga kami harus menunggu kepolisian untuk mengkonfirmasi keadaan Joni," kata Emeth.

    MUTIA RESTY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.