Bayi Berkelamin Ganda Asal Warakas Dinyatakan Perempuan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Fatahiah, balita berusia empat tahun, yang memiliki kelamin ganda, hari ini, Jumat (19/2) dinyatakan sebagai perempuan.

    Pernyataan itu didapat dari hasil USG dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Pengambilan hasil USG itu dilakukan oleh Ketua RT tempat Fatahiah tinggal di Jalan Warakas I no 17, T. Bagus Kusumo. Menurut Bagus, dari hasil USG itu terlihat bahwa Fatahiah memiliki dua rahim, sehingga bisa dipastikan bahwa dia berjenis kelamin perempuan.

    Berdasarkan hasil USG itu, lanjut Bagus, terlihat kondisi organ tubuh Fatahiah lainnya normal. "Seperti ginjal dan adrenal. Di rahimnya juga tidak ada tumor," ujar dia.

    Fatahiyah merupakan anak keempat dari pasangan Ecim dan Linah. Semenjak lahir, Fatahiyah memiliki dua kelamin. Sebelum diperiksa di RSCM, Fatahiyah merupakan pasien dari rumah sakit Koja. Namun menurut Bagus, pihak rumah sakit Koja merujuk Fatahiyah untuk dirawat dan dioperasi di RSCM.

    Selanjutnya Bagus menyatakan, saat ini Fatahiah sedang menunggu ketersediaan kamar untuk masuk rawat inap. "Setelah rawat inap baru akan ditentukan jadwal operasinya. "Operasinya itu, lanjut Bagus, merupakan operasi plastik untuk menghilangkan kelamin gandanya.

    Bagus juga menyatakan Fatahiah kemungkinan baru akan mendapatkan kamar dua minggu depan. "Sebenarnya sih ingin bisa dipercepat, karena kami sudah lelah harus bolak-balik rumah sakit. Tapi kan harus mengantri," ujar dia.

    MUTIA RESTY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.