Usai Operasi, Bayi Penderita Kelebihan Cairan di Kepala Membaik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mohammad Thoriq, bayi penderita Hydrochepalus saat harus mengungsi di Masjid RSCM karena tidak mampu membayar biaya pengobatan, Jakarta, (16/02). Walaupun sempat ditolak, namun akhirnya pihak RSCM memberikan perwatan gratis. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Mohammad Thoriq, bayi penderita Hydrochepalus saat harus mengungsi di Masjid RSCM karena tidak mampu membayar biaya pengobatan, Jakarta, (16/02). Walaupun sempat ditolak, namun akhirnya pihak RSCM memberikan perwatan gratis. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Kondisi Muhamad Toriq, bayi berusia lima bulan 10 hari yang menderita kelebihan cairan di kepala (Hidrocephalus), saat ini semakin membaik.


    Menurut ayah Toriq, Romi Dona, setelah dioperasi, Torik masih dirawat di
    ruang perawatan intensif (ICU) anak di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Namun Romi menyatakan kondisi Toriq sudah berangsur pulih. "Tadi sudah cukup banyak minum susu," ujar dia kepada Tempo, Sabtu (20/2).

    Toriq merupakan bayi dengan kelebihan cairan di kepala atau hidrocephalus. Kemarin (19/2), Toriq yang berasal dari Cilegon, dioperasi tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Operasi itu bertujuan untuk memasangkan selang di kepala Toriq sehingga cairan yang diproduksi di dalam kepala Toriq bisa dialirkan ke rongga perut.

    Romi juga menyatakan Toriq sudah mulai aktif lagi, sudah banyak bergerak. Namun
    sampai sekarang dia beserta istrinya belum bisa masuk ke dalam ruangan. "Hanya
    melihat dari boks kaca saja karena masih harus steril," kata dia.

    Kondisi kepala Toriq, lanjut dia, juga sudah mulai mengecil. Namun pengecilannya
    belum terlihat mencolok. Dia juga menyatakan masih belum mengetahui kapan Toriq
    bisa keluar dari ruang ICU anak lantai dua. "Masih menunggu izin dari dokter.
    Katanya satu hingga dua hari ke depan."

    MUTIA RESTY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.