Di Sebagian Kawasan, Banjir Susah Dibendung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Di sebagian lokasi di Jakarta, banjir terlalu sulit dihindari karena kawasan itu memang menjadi daerah aliran sungai di musim hujan atau kadang di sebut dataran banjir (flood plain).

    "Flood plain Ciliwung termasuk di Kampung Melayu dan Kalibata, yang jadi daerah langganan banjir," kata Kepala Bidang Teknologi Pengendalian Pencemaran Lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan Teknologi Arie Herlambang.

    Wilayah itu termasuk daerah yang sepekan terakhir terhantam banjir. Menurutnya, daerah dataran banjir bisa terlihat dari sisa air bekas banjir yang cenderung berada di ketinggian yang sama.

    Di tempat lain, perluasan aliran sungai ini bisa diatasi dengan membangun tanggul di sepanjang sisi sungai. Arie mencontohkan Sungai Bengawan Solo yang di lapisi beton dari Bojonegoro Jawa Timur hingga Cepu Jawa Tengah.

    "Tapi itu sulit diterapkan di Ciliwung," katanya. Pasalnya, Ciliwung berfungsi antara lain sebagai aliran drainase dari pemukiman-pemukiman yang dilaluinya. "Drainase tertutup kalau ditanggul," katanya.

    Satu-satunya cara, katanya, meminta warga menghindari daerah tersebut. Kalaupun berkeras tinggal di sana, dia melanjutkan, warga perlu mengantisipasi dengan membangun rumah panggung. "Masyarakat lokal di Riau dan Kalimantan lebih tanggap akan hal ini," kata Arie.

    Reza M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.