Pengendara Tanpa Helm SNI Belum Ditindak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi memberikan helm Standar Nasional Indonesia (SNI). TEMPO/Tony Hartawan

    Polisi memberikan helm Standar Nasional Indonesia (SNI). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO Interaktif, Jakarta -  Pengendara motor yang tidak mengenakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) belum akan ditilang mulai 1 April ini. Sosialisasi setidaknya dilakukan sampai 10 April nanti.

    "Jadi nanti polisi hanya akan menyetop dan memberikan peringatan saja, tanpa ditilang," kata Komisaris Polisi Sungkono, Kepala Satuan Lalu Lintas Jakarta Barat, di kantornya. Ia menjelaskan, pengemudi yang tidak mengenakan helm SNI akan diminta untuk segera mengganti helmnya. "Nanti 10 April kami adakan operasi dan itu awal pemerlakuan tilang."

    Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas yang berlaku per 1 April 2010 pengendara sepeda motor harus mengenakan helm standar SNI. Helm SNI dapat dikenali dari logo SNI di bagian belakang helm berupa tulisan SNI yang dicetak timbul atau embos, bukan stiker atau cat.

    Tempo melihat banyak pengendara sepeda motor yang belum mengenakan helm SNI. Esti, misalnya, mengatakan, "Habis mahal sih, minimal Rp 100 ribu," ujarnya. Ia menyatakan pernah memiliki helm SNI tapi hilang di parkiran sebuah mal.

    Febriyan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.