Warga Curiga Kebakaran Ramayana Kebayoran Lama Disengaja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap mengepul yang berasal dari kebakaran kompleks Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (02/04). TEMPO/Aditya Noviansyah

    Asap mengepul yang berasal dari kebakaran kompleks Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (02/04). TEMPO/Aditya Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Kebakaran hebat yang meludeskan gedung Ramayana Departemen Store Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (2/4) pagi, memunculkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat sekitar.

    Ramayana yang lokasi sekitarnya dikelilingi pasar tradisional itu selama ini dikenal becek, kumuh dan kotor. Namun arealnya dikepung kawasan elite Kebayoran Baru, Permata Hijau, Simprug, Senayan, dan akses menuju Pondok Indah. Dari kawasan mewah Pondok Indah jaraknya hanya sekitar 2 kilometer.

    Di seberang Ramayana yang terbakar, berdiri megah gedung-gedung apartemen kelas atas yang mentereng. Dari mulai Simprug Indah, Pakubuwono Residense, Pakubuwono View yang sekarang baru selesai dibangun hingga kawasan superblok elite, Gandaria City. Tak jauh dari situ, menjulang tinggi Apartemen Bellezza, Bellagio, dan Sommerset.

    Dengan sangat strategisnya lokasi Ramayana yang berada tepat di tengah-tengah jalur tower-tower apartemen mewah itu, mengundang beragam spekulasi terkait peristiwa kebakaran yang menimpanya.

    Penduduk Kebayoran Lama terutama para pedagang kecil dan tradisional di daerah ini, selama ini merasa sudah was-was kalau suatu waktu harus dipaksa hengkang dari lokasinya berdagang. Dengan terjadinya kebakaran ini, kekhawatiran itu makin menguat.

    Di antara kerumunan orang yang menyaksikan si jago merah melahap Rayamana yang berada di bangunan tua itu, santer terdengar rumor bahwa kebakaran terjadi karena disengaja. Tak lama setelah isu itu muncul, terdengar kelanjutan dari rumor itu; tak lama lagi bakal berdiri mal atau apartemen mewah.

    "Kalau ini (kebakaran) mungkin disengaja. Bisa saja seperti itu. Nantinya di lokasi bekas kebakaran bisa dibangun gedung baru yang modern dan canggih," kata seorang warga setempat yang menolak disebutkan namanya. "Tidak aneh kebakaran, lihat saja nanti ke depannya bagaimana," timpal warga lainnya.

    Masyarakat setempat mencurigai kalau-kalau nasib Ramayana dan pasar tradisional di sekitarnya bakal seperti Pasar Melawai Blok M Kebayoran Baru yang terbakar pada 29 Agustus 2005. Kini di lokasi bekas kebakaran itu, telah berdiri pusat perbelanjaan modern dan mewah serta hotel.


    BASUKI RAHMAT N


         


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.