Pedagang Tak Sabar Ingin Menengok Kondisi Kios Bekas Kebakaran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pedagang menyelamatkan barang dagangannya yang tersisa di Pasar Kebayoran Lama yang terbakar, Jakarta. TEMPO/ Nunu Nugraha

    Seorang pedagang menyelamatkan barang dagangannya yang tersisa di Pasar Kebayoran Lama yang terbakar, Jakarta. TEMPO/ Nunu Nugraha

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Para pedagang yang menempati kios di lantai dasar dan lantai 1 Gedung Ramayana, Pasar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pagi ini (3/4) mulai mendatangi lokasi yang kemarin terbakar.

    Metty, pemilik kios seragam sekolah "Lia" di lantai dasar, mengatakan ia datang ke lokasi untuk bertemu petugas Pusat Laboratorium Forensik Polda Metro Jaya yang akan datang pukul 09.00 untuk olah TKP.

    "Saya harus ketemu petugasnya karena saya sudah tak sabar ingin menengok kios dan memastikan dagangan saya tidak apa-apa," kata Metty.

    Ia mengaku panik karena ia meletakkan banyak dagangannya di lantai. "Saya takut dagangan saya basah dan kotor terkena air yang dipakai petugas pemadam kebakaran untuk pendinginan," ujar Metty.

    Dari pengamatan Tempo, air yang mengalir turun di lantai dasar Gedung Ramayana memang kotor. Air tersebut tampak keruh, karena bercampur dengan sisa runtuhan bangunan.

    Mengenai kerugian materi, Metty mengaku pasrah. "Ya sudahlah, mau bagaimana lagi," kata dia seraya mengungkapkan, karena tak bisa berjualan, dirinya kehilangan omzet jutaan rupiah.

    Senada dengan Metty, Aning juga sudah pasrah jika barang dagangan di kios pakaian "Pratama" miliknya tak layak jual lagi setelah ini. "Yang jelas saya pagi ini cuma ingin lihat kondisi kios saya. Makanya saya berharap polisi dari Puslabfor mengizinkan pedagang mengecek sebentar kondisi kiosnya," kata warga Kebon Mangga itu.

    Menurut salah seorang petugas kepolisian yang berjaga di Gedung Ramayana, petugas Puslabfor Polda Metro Jaya hari ini akan datang ke area untuk melakukan olah TKP guna menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi pukul 07.00 kemarin.

    ISMA SAVITRI

      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.