Penyebab Kebakaran Pasar Kebayoran Lama Belum Terungkap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang menghanguskan ratusan kios di Gedung Ramayana Departemen Store Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat(2/4). TEMPO/Eko Siswono

    Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang menghanguskan ratusan kios di Gedung Ramayana Departemen Store Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat(2/4). TEMPO/Eko Siswono

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Hingga kini penyebab kebakaran pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan masih belum diketahui.

    Setelah sempat beristirahat, sore ini tim Puslabfor Mabes Polri kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara guna mencari penyebab kebakaran. Beberapa orang dari PD Pasar Jaya terlihat keluar masuk pasar mendampingi tim Puslabfor.

    "Awalnya saya lihat ada asap yang berasal dari lantai 2. Saya kita itu asap biasa dari hasil memasak, karena di lantai 2 banyak tempat makan. Ternyata semakin lama asapnya semakin tebal, saya baru menyadari telah terjadi kebakaran," ujar seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.

    Menurut Ketua Koperasi Pedagang Pasar Kebayoran Lama H. Kamardi Said, kerugian pedagang pasar adalah karena tidak bisa berdagang. "Jadi bukan karena kebakaran," katanya.

    Kamardi mengatakan semua kios pedagang selamat, tidak ada yang terbakar. Dari 1.100 kios, los, dan konter terdapat 500-600 pedagang yang menempati kios. "Yang terbakar hanya Ramayana. Masjid, kantor koperasi, dan kantor PD Pasar jaya di lantai 2 dan 3 saja tidak terbakar," katanya.

    Hari ini beberapa pedagang dan pemilik kios diberi kesempatan oleh petugas keamanan dan PD Pasar Jaya untuk mengecek kondisi kios dan barang dagangan mereka.


    MAHARDIKA SATRIA HADI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.