Korban Tewas di Blowfish Berasal dari Bengkulu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua orang petugas keamanan sedang memasang batas keamanan di kawasan kafe Blowfish Komplek Wisma Mulia, Gedung City Plaza, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (04/04). TEMPO/Aditia Noviansyah

    Dua orang petugas keamanan sedang memasang batas keamanan di kawasan kafe Blowfish Komplek Wisma Mulia, Gedung City Plaza, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (04/04). TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta: Korban yang tewas dalam bentrokan di klub Blowfish diketahui bertanama M.Sholeh,25 tahun, warga Bekasi kelahiran Bengkulu. Jenazah korban saat ini masih berada di  di Rumah Sakit Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur."Kami diberi kabar dari keluarga di Bengkulu subuh tadi. Kebetulan saya yang lagi di sini jadi saya mengurus" ujar Edi, paman Sholeh di Rumah Sakit siang ini.

    Edi mengaku tidak mengetahui pasti penyebab meninggal keponakannya itu. "Keluarga belum ada yang diperbolehkan melihat ke dalam, masih diotopsi pihak rumah sakit katanya"kata Edi.

    Selain pamannya, terlihat juga Puji, istri korban yang menunggu di depan ruang forensik rumah sakit. Namun ia masih enggan memberi keterangan. M. Sholeh  belum lama tinggal di Bekasi bersama istrinya yang baru dinikahi selama 6 bulan lalu. Dia bekerja sebagai karyawan swasta. Rencananya jenazah akan dibawa ke Bengkulu untuk disemayamkan hari ini juga.

    Dini hari tadi Klub Blowfish di gedung City Plaza, Komplek Wisma Mulia di JL. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, diserang sekelompok orang tidak dikenal. Selain Sholeh yang tewas, terdapat dua lagi korban luka yang saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo dan RS. Medistra.

    RIRIN AGUSTIA

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?