Lima Orang Dekat Anand Krishna Diadukan ke Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Depok - Wijarningsih, 48 tahun, warga Jalan Pendowo, Limo, Depok, melaporkan lima orang dekat Anand Krishna ke Polres Depok dengan tuduhan mengambil putrinya, Tara Pradipta Laksmi, 18 tahun, secara paksa.

    Mereka adalah Dian Martin, Wiranegara, Fery Santosa, Sukmawati, dan Maya Savira. “Mereka bilang Tara sudah 18 tahun sehingga bukan anak-anak dan bisa menentukan keinginannya sendiri,” kata Wijarningsih.

    Ia menjelaskan, pada 14 Juni 2009 kelima orang tersebut datang ke rumahnya. Mereka meminta Wijarningsih untuk menyerahkan putrinya karena Tara dianggap bukan milik orang tuanya. Bahkan mereka menunjukkan e-mail yang dikirim oleh Tara. Dalam surat elektronik itu, Tara mengungkapkan bahwa ia merasa disandera orang tuanya dan berniat ingin keluar rumah.

    Kata Wijarningsih, lima anak buah Krishna tadi datang bersama 40 orang yang berjaga-jaga di depan rumahnya. Akhirnya disepakati Tara boleh keluar tapi tidak boleh dibawa ke padepokan.

    Mahasiswa jurusan desain di sebuah Universitas Swasta itu akhirnya kos di Kemanggisan yang dipilih oleh kelompok Anand Krishna. Tepat seminggu kemudian, Wijarningsih mendatangi kos Tara dan membujuknya untuk kembali ke rumah.

    Berkat terapi selama tiga bulan, Tara dinyatakan sembuh dan telah lepas dari hipnotis. Ia melaporkan tindakan pelecehan yang dilakukan Anand Krishna kepada Polda Metro Jaya. Kini, Anand Krishna sudah ditetapkan sebagai tersangka.

    TIA HAPSARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.