Polisi Pra-rekonstruksi di Blowfish  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisaris Besar Boy Rafli Amar. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Komisaris Besar Boy Rafli Amar. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta -  Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya menggiring empat tersangka insiden klub malam Blowfish ke lokasi kejadian di gedung City Plaza, Jalan Abdul Rochim, Kuningan Barat, Jakarta Selatan.

    "Kami harapkan bisa mendapat gambaran kronologis peristiwa," kata juru bicara Komisaris Besar Boy Rafli Amar di ruang kerjanya. Menurut dia, pra-rekonstruksi itu dilakukan segera setelah polisi menetapkan B, D, R, dan K sebagai tersangka. Polisi telah memeriksa 13 saksi yang terdiri atas karyawan dan petugas keamanan Blowfish.

    "B pelaku penusukan terhadap M. Sholeh yang tewas," kata Boy. Tersangka lain D, R, dan K diduga menganiaya dua rekan Soleh sampai luka parah dan dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan Medistra.

    Boy memastikan Soleh dan kawan-kawan bukan petugas keamanan klub malam itu. "Mereka teman sekuriti." Soleh cs memang didatangkan untuk mengantisipasi serangan balasan dari seorang tamu yang sakit hati karena ditolak masuk Blowfish sehari sebelumnya. "Kami masih dalami siapa yang mengundang dan untuk apa," kata Boy.

    Pada Sabtu malam lalu, seorang tamu bernama Albert datang membawa sekelompok orang untuk membalas pemukulan yang dilakukan sekuriti Blowfish pada Jumat malam. "Albert belum kami periksa," ucap Boy.

    Bentrok di Blowfish menjadi heboh situasinya beredar di situs sosial Tweeter. Beredar kabar terjadi penembakan saat bentrok. Namun Boy menampik kabar penembakan. "Kami sudah melakukan olah TKP, tidak ada bukti adanya penembakan," ujarnya.

    Reza M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.