Anand Krishna Dilarikan Ke Rumah Sakit Polri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tokoh spiritual Anand Khrisna (tengah) jatuh pinsan setelah usai pemeriksaan di depan pintu kantor Pelayanan Perempuan dan Anak, Direskrimum Polda Metro Jaya (05/04). TEMPO/Aditia Noviansyah

    Tokoh spiritual Anand Khrisna (tengah) jatuh pinsan setelah usai pemeriksaan di depan pintu kantor Pelayanan Perempuan dan Anak, Direskrimum Polda Metro Jaya (05/04). TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta -- Tak sampai 10 menit di Klinik Bidang Dokumentasi Kesehatan Polda Metro Jaya, Anand Krishna dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Anand dibawa dengan mobil ambulans polisi sekitar pukul 22.00 WIB. Saat hendak dibawa masuk ke dalam ambulans, Anand sempat mengerang beberapa kali.

    Sebelumnya, Anand pingsan setelah hampir 11 jam dimintai keterangan oleh polisi. Anand keluar dari ruang pemeriksaan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Kepolisian Daerah Metro Jaya dalam keadaan lemas. Ia dibopong oleh dua orang. Saat menuruni tangga didepan ruangan PPA, Anand tiba-tiba pingsan. Ia hampir terjatuh.

    Anand kemudian dilarikan ke klinik Polda. Pemeriksaan kesehatan menunjukkan tekanan darah Anand tinggi dan detak jantungnya tak teratur. "Anand kelelahan diperiksa dari pagi," kata Astro Girsang, pengacara Anand. Anand, lanjut dia, menderita hipertensi dan asam urat. Selama pemeriksaan Anand hanya sempat beristirahat saat makan siang.

    Menurut Astro, Anand dihujani lebih dari 100 pertanyaan oleh penyidik. "Pemeriksaan sudah selesai," ujarnya. Polisi kemudian memberikan surat penahanan terhadap Anand. "Saat kami sedang mengajukan keberatan, dia sakit," kata Astro. Anand pun belum sempat menandatangani surat penahanan terhadap dirinya. Spiritualis ini terjerat oleh tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah muridnya.

    Sementara itu, beberapa pendukung Anand yang setia menunggu selama Anand diperiksa menangis histeris melihat kondisi Anand.

    Kepala Unit PPA Komisaris Munila mengatakan pihaknya akan memeriksa kesehatan Anand sebelum memproses lebih lanjut. "Kita tunggu dulu keterangan dokter," ujarnya.

    SOFIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.