Korban Mutilasi Ternyata Remaja Putri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolsian ketika mengidenifikasi potongan tubuh korban mutilasi di pintu air Kalimalang, Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Petugas kepolsian ketika mengidenifikasi potongan tubuh korban mutilasi di pintu air Kalimalang, Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Korban mutilasi yang ditemukan di dua lokasi terpisah, Inspeksi Kali Malang dan kampung Pintu Air Bekasi, ternyata remaja putri berusia 18-19 tahun.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar menambahkan ciri - ciri lain yakni korban memiliki tinggi 146 sentimeter. Pemilik tato kupu - kupu di kaki sebelah kanan ini memiliki golongan darah A dengan ukuran kaki 10 inch atau ukuran sepatu antara 37 - 39. "Tatonya permanen,"katanya, siang ini.

    Kepala Laboratorium DNA RS Polri AKBP Putut Cahyo Widodo mengatakan meski sebelumnya tersiar korban laki - laki atau bahkan waria, dugaan tersebut dipatahkan oleh hasil DNA. "Sebelumnya ada keraguan, tapi di dalam DNA tidak mengenal banci, hanya laki laki dan perempuan," ujarnya.

    Lima sample darah, dua dari potongan yang ditemukan di Bekasi dan tiga sample darah dari potongan di Kali Malang, dipastikan kelima potongan tersebut berasal dari satu tubuh dan berjenis kelamin perempuan.


    VENNIE MELYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.