Penyelundupan Narkotika Capai 55 Persen Selama 2010  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua warga negara Iran yang menyelundupkan narkotika saat ditangkap oleh petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu. TEMPO/Tri Handiyatno

    Dua warga negara Iran yang menyelundupkan narkotika saat ditangkap oleh petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu. TEMPO/Tri Handiyatno

    TEMPO Interaktif, Tangerang -Penyelundupan sabu (methamine) oleh warga negara asing ke Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan selama Januari-April 2010 ini. Direktur Penindakan dan Penyidikan Kantor Pusat Bea dan Cukai Frans Rupang mengatakan, dibanding dengan angka penyelundupan pada 2009, hingga April ini penyelundupan yang terungkap sudah mencapai 55 persennya. 

    Angka penyelundupan narkoba yang terungkap tahun lalu 88 kasus. Tapi tahun ini, hingga April saja angka penyelundupan yang terungkap sudah mencapai 47 kasus senilai Rp 250 miliar lebih untuk  macam-macam jenis narkoba, termasuk ketamine. Frans mengatakan maraknya penyelundupan barang terlarang itu mengindikasikan para penyelundup terus mencoba memasukkan narkotik ke Indonesia. "Kami akan terus menindak dan menimalisirnya," kata Frans hari ini.

    Menurut Frans, penyelundupan narkotika saat ini sudah memasuki tahap yang sangat serius. Berbagai upaya telah dilakukan dari kerjasama kepolisian antar negara hingga bertukar informasi dengan negara lain. "Hasilnya adalah semakin tingginya frekuensi penangkapan."

    Kebanyakan pelaku adalah warga negara Iran dan Malaysia. "Warga Malaysia 4 orang," kata Kepala Bea dan Cukai Soekarno Hatta Bahaduri Wijayanta.

    JONIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.