Tunggakan Pelanggan PLN Bekasi Rp 10,5 Miliar per Bulan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Nickmatulhuda

    TEMPO/ Nickmatulhuda

    TEMPO Interaktif, Bekasi - Tunggakan pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Area Pelayanan dan Jaringan Bekasi, mencapai Rp 10,5 miliar per bulan.  Asisten Pemasaran dan Niaga PLN Bekasi Kurnaidi, mengatakan penunggak mayoritas pelanggan rumah tangga daya 450-1.300 volt ampere (VA).

    Jumlahnya sekitar 120 ribuan pelanggan dari total pelanggan 785 ribu pelanggan di Kota/ Kabupaten Bekasi. "Mereka baru membayar setelah telat satu-tiga bulan," kata Kurnaidi, kepada Tempo, Senin (12/7).

    Adapun pelanggan industri dengan daya di atas 1.300 VA, kata Kurnaidi, relatif taat membayar iuran. Jumlah keseluruhan dari pendapatan PLN Bekasi sekitar Rp 300 miliar per bulan.
    Sementara, pengguna listrik sistim prabayar terus meningkat mencapai 45 ribu pelanggan.

    PLN APJ Bekasi terus mempromosikan produk listrik prabayar, dengan menggratiskan biaya meteren bagi pengguna baru. Menurut Kurnaidi, listrik prabayar lebih hemat. Masa pemakaian rata-rata 40 jam per bulan, biayanya hanya Rp 41.080.

    "Dengan prabayar, apabila listrik tidak digunakan biayanya tidak menambah dan pemakaian bisa dikontrol," katanya.

    HAMLUDDIN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.