Selasa, 20 November 2018

Syahrul Effendi: Saya Kaya Sebelum Jadi Wali Kota

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Jakarta Selatan Syahrul Effendi. TEMPO/Tommy Satria

    Wali Kota Jakarta Selatan Syahrul Effendi. TEMPO/Tommy Satria

    TEMPO Interaktif, Jakarta:  Wali Kota Jakarta Selatan Syahrul Effendi enggan membicarakan asal usul kekayaannya yang tercatat tertinggi dibanding pimpinan daerah tingkat II lain di DKI Jakarta. Menurut wali kota berdarah Bukittinggi Sumatera Barat tersebut, tidak etis membicarakan tentang kekayaan. ”Kekayaan itu saya peroleh sebelum menjadi wali kota Jaksel. Saya dan istri saya berdagang,” kata Syahrul kepada Tempo di kantornya, Jumat (6/8).

    Ia menambahkan, jumlah kekayaannya itu sama dengan yang ia laporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per Juli lalu. Bahkan, dengan tegas ia mengatakan tidak ada yang ia sembunyikan dari laporan kekayaan itu. ”Laporan tersebut bukan hanya tanggung jawab kepada KPK, tapi juga kepada Allah,” ujarnya lagi.

    Seperti diberitakan sebelumnya, wali kota penggemar sepeda itu tercatat sebagai wali kota dengan kekayaan tertinggi di seluruh daerah tingkat dua di DKI Jakarta. Syahrul tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp12,5 miliar, jauh di atas wali kota dan bupati lain.

    Kekayaan Syahrul mengungguli jumlah kekayaan wali kota Jakarta Barat, Djoko Ramadhan yang sebesar Rp6,7 miliar, wali kota Jakarta Pusat Sylviana Murni sebesar Rp6,5 miliar dan US$37,6 ribu, wali kota Jakarta Timur Murdhani sebesar Rp5,08 miliar, dan Bupati Kepulauan Seribu Burhanuddin yang tercatat kekayaannya sebesar Rp2,09 miliar.

    ARIE FIRDAUS 
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.