Selasa, 20 Februari 2018

Kepala PD Pasar Tanah Abang Bantah Kebakaran Disengaja

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 23 Juli 2003 17:36 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala PD Pasar Tanah Abang Buhar Tambunan membantah pernyataan bahwa pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, sengaja dibakar. Sebelumnya seorang pedagang mengatakan bahwa pasar yang berdiri sejak jaman Belanda ini sengaja dibakar karena menolak untuk direnovasi. Waduh, saya jadi kaget nih, kata Buhar ketika dikonfirmasi Tempo News Room, Rabu (19/2). Ia mengatakan bahwa sebelumnya para pedagang telah sepakat untuk melakukan renovasi pada masa berakhirnya hak pakai kios pada tahun 2004. Renovasi itu sendiri direncanakan akan mulai dilakukan pada pertengahan 2003 yang meliputi perbaikan tempat, lift, eskalator dan fasilitas lainnya dan telah disetujui direksi. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejak pukul 12.30 WIB, pasar yang merupakan salah satu sentra tekstil ini dilalap si jago merah. Api penyebab kebakaran, menurut perkiraan Buhar, berasal dari sebuah gardu listrik di Blok A yang mengalami gangguan. Peristiwa kebakaran ini merupakan salah satu musibah terbesar di awal tahun 2003 ini. Dari 7546 buah kios yang ada, diperkirakan sekitar 1800 buah kios hangus terbakar. Pada sore hari, sekitar 17.00 WIB, api baru bisa dikendalikan. Pasar itu sendiri telah dibangun sejak 30 Agustus 1735 oleh Justinus Vinck, seorang pengusaha Belanda yang kaya raya. Awalnya, pasar tersebut diberi nama Weltervreden yang berarti pasar hari Sabtu. Sejak awal, transaksi utamanya adalah tekstil dan sayur mayur. Untuk pertama kalinya, pasar itu terbakar lima tahun setelah berdiri akibat adanya pembantaian orang-orang Cina. Pasar baru dibangun kembali pada tahun 1881. Sejak itu, hari pasarannya pun bertambah menjadi dua kali seminggu, yaitu Rabu dan Sabtu. Pasar itu kemudian dimodernisasi oleh penguasa pada tahun 1926 dengan membangun tiga bangunan los panjang berdinding bata dan beratap genteng. Pemerintah kemudian merenovasi pasar tersebut pada tahun 1975. Dari renovasi itu, jumlah kios tercatat sebanyak 4351 buah dan luas bangunan 11.154 meter persegi. Kini, pasar tersebut memiliki luas areal 39.300 meter persegi dengan luas bangunan 82.386.5 meter persegi. Jumlah tempat usaha tercatat sebanyak 7.546 buah, terdiri dari Blok A sebanyak empat lantai (2.742 kios), Blok B terdiri dari tiga lantai (915 kios), blok C terdiri dari tiga lantai (1.078 kios), blok D terdiri dari dua lantai (406 kios), blok E terdiri dari (1.289 kios) dan blok F sebanyak 6 lantai (1.090 kios). Jumlah pedagang di pasar tersebut sekitar 4.700 orang.(Edy Can-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Penilaian Kementerian LHK soal Tiga Bulan Bersih Sampah

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan melakukan penilaian kinerja pemerintah dan masyarakat terait program Tiga Bulan Bersih Sampah.