90 Ribu Pengunjung Diprediksi Padati Ragunan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung menyaksikan parade satwa di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta, Selasa (17/5). Dalam rangka meramaikan libur panjang, sekitar 40 jenis binatang Taman Margasatwa Ragunan mengadakan Parade Satwa. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Pengunjung menyaksikan parade satwa di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta, Selasa (17/5). Dalam rangka meramaikan libur panjang, sekitar 40 jenis binatang Taman Margasatwa Ragunan mengadakan Parade Satwa. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebanyak 90 ribu pengunjung diperkirakan akan memadati Taman Margasatwa Ragunan hari ini, Ahad, 4 September 2011. Namun prediksi angka itu masih lebih sedikit dibanding jumlah pengunjung pada Sabtu, 3 September kemarin, yang sampai menyentuh angka 116 ribu orang.

    "Pengamatan saya sampai siang ini, pergerakan pengunjung memang tidak sebanyak kemarin. Tidak terlihat penumpukan seperti kemarin," kata juru bicara Taman Margasatwa Ragunan, Wahyu Bambang Prihantoro, Ahad, 4 September 2011.

    Wahyu tidak merinci pasti penyebab penurunan pengunjung itu. Ia hanya mengatakan bahwa setiap tahun pola pergerakan pengunjung Taman Margasatwa Ragunan memang cenderung turun pada hari terakhir liburan. "Polanya memang seperti itu, mengerucut di hari terakhir," kata Wahyu.

    Secara umum, Wahyu menambahkan, jumlah pengunjung Ragunan pada libur Lebaran tahun ini memang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Ia memperkirakan total pengunjung tahun ini hanya sekitar 300 ribu pengunjung atau lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang sekitar 500 ribu pengunjung.

    "Pada hari puncak kunjungan tahun sebelumnya, pengunjung mencapai 168 ribu orang dalam satu hari," lanjut Wahyu.

    Arus lalu lintas menuju Ragunan saat ini terpantau cukup ramai. Kepadatan kendaraan sudah mulai terjadi sejak perempatan Kementerian Pertanian, namun belum ada penutupan jalur. Wahyu mengatakan agar kepadatan tidak menumpuk di satu titik dan bisa terurai, ia mengimbau pengunjung Ragunan untuk tidak terfokus di satu pintu, seperti pintu utara.

    "Semua pintu dibuka, jadi pengunjung bisa masuk lewat mana saja," kata Wahyu.

    ARIE FIRDAUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.