Orang Tua Murid Pertanyakan Transparansi Iuran Sekolah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana salah satu kelas di SMU Negeri 70 Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Suasana salah satu kelas di SMU Negeri 70 Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sejumlah orang tua murid dari empat SMP dan SMA Negeri di Jakarta menilai iuran sekolah terlalu mahal dan tidak transparan. "Beberapa perwakilan orang tua akan bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan DKI siang ini," kata Febri Hendri dari Indonesia Corruption Watch (ICW) di Jakarta, Senin, 12 September 2011.

    SMP Negeri 1 Cikini, SMA Negeri 70, dan SMA Negeri 3 Jakarta adalah beberapa RSBI yang dinilai tak transparan dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah dan terlalu mahal menarik iuran dari orang tua siswa. "Di SMA Negeri 70 saja, iuran masuk mencapai Rp 10 juta, belum termasuk iuran bulanan Rp 400 ribu," kata Febri.

    Menurut dia, sejumlah orang tua menginginkan transparansi APBS dan kebutuhan dana sekolah yang sebenarnya. "Setelah itu bisa dibagi ke jumlah siswa kebutuhan dana sekolah. Jadi, jelas," katanya.

    ICW dan sejumlah orangtua siswa dijadwalkan bertemu siang ini pukul 11.00 di kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

    AMANDRA MUSTIKA MEGARANI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.