KRL Terbakar di Sudimara, Penumpang Menumpuk di Stasiun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Juru bicara PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi Jakarta, Mateta Rijalulhaq, menyatakan telah terjadi korsleting pada salah satu gerbong kereta KRL Ekonomi 743 jurusan Serpong-Tanah Abang.

    “Korsleting terjadi pada pukul 18.30 WIB di Stasiun Sudimara. Akibatnya perjalanan kereta menjadi terganggu,” ujar Mateta kepada Tempo, Kamis malam, 15 September 2011. 

    Akibat korsleting tersebut, Mateta menambahkan, pihak PT KAI harus mematikan seluruh aliran listrik untuk mengevakuasi KRL yang rusak. Selanjutnya, KRL yang rusak akan dipindahkan dengan bantuan lokomotif. “Biar perjalanan kereta selanjutnya tidak terhalangi,” kata Mateta.

    Mateta menambahkan, akibat terbakarnya KRL ini telah terjadi penumpukan penumpang di beberapa stasiun. Untuk itu dia mengimbau kepada para penumpang agar beralih ke armada transportasi lainnya. “Soalnya kami belum bisa memastikan kapan jalur akan kembali normal,” ujarnya.

    Namun pihaknya tidak akan melarang jika ada penumpang yang tetap menggunakan KRL. “Masih ada jalur lainnya. Tapi mungkin akan padat,” kata Mateta.

    ADITYA BUDIMAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.