Penyebab Keracunan Seratusan Anggota FPI Belum Diketahui

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • FPI. TEMPO/Aditia Noviansyah

    FPI. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepolisian Sektor Setiabudi belum mengetahui kandungan yang terdapat dalam makanan yang membuat beberapa anggota Front Pembela Islam (FPI) keracunan setelah berunjuk rasa di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 22 September 2011.

    "Hasil penelitian makanan ada di Laboratorium Forensik Mabes Polri. Saya belum tahu," kata Kepala Kepolisian Sektor Setiabudi, Komisaris Aries Syahbudin saat dihubungi, Jumat, 23 September 2011.

    Polisi, kata Aries, masih belum bisa memastikan asal makanan itu karena beberapa korban keracunan masih belum bisa dimintai keterangan lengkap. Pasalnya, korban masih dirawat di beberapa rumah sakit. Kasus itu sendiri, terang Aries, akan diserahkan ke Polres Jakarta Selatan dan kemudian dilanjutkan ke Polda Metro Jaya.

    "Kasusnya kan lintas wilayah karena korbannya tersebar di wilayah-wilayah lain. Jadi akan diserahkan ke Polda. Tapi belum tahu kapan mulai diserahkan. Sekarang masih di Polsek," ujar Aries.

    Aries juga belum bisa merinci jumlah korban keracunan kemarin. "Kemarin yang lapor ke Polsek hanya tiga orang," ujar Aries.

    Menurut Ketua FPI DKI Jakarta, Habib Selon, ada 120 anggota FPI yang keracunan akibat makanan kemarin. Korban-korban itu, katanya, dirawat tersebar di rumah sakit yang ada di lima wilayah DKI.

    Selon mengaku sudah mengantongi pihak yang diduga memasok makanan kepada anggotanya. Namun ia enggan menyebut identitas pemasok makanan itu. "Pihak yang kami duga sudah kami laporkan ke polisi. Kami juga sudah lakukan investigasi, menelusuri pemberi makan itu," Selon melanjutkan.

    ARIE FIRDAUS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.