Kabel Sinyal Putus, Jadwal Kereta ke Depok Terganggu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KRL Express melintas di stasiun Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (31/3). Mulai April 2011 KAI bekerja sama dengan Kepolisian akan menindak tegas penumpang yang menaiki atap gerbong dengan kurungan 3 Bulan dan denda maksimal 15 juta rupiah. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    KRL Express melintas di stasiun Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (31/3). Mulai April 2011 KAI bekerja sama dengan Kepolisian akan menindak tegas penumpang yang menaiki atap gerbong dengan kurungan 3 Bulan dan denda maksimal 15 juta rupiah. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sinyal kereta api (KA) yang menghubungkan Stasiun Depok Baru dan Universitas Indonesia (UI) mengalami gangguan. Akibatnya, sejumlah perjalanan kereta terganggu dan penumpang telantar. "Kabel sinyal di pinggir rel putus tergaruk alat berat," kata Kepala Stasiun Depok, Dwi Purwanto, saat dihubungi pada Selasa siang, 27 September 2011.

    Dwi mengatakan kabel berserat optik itu tergaruk alat berat pembersih sampah di pinggir rel pada Minggu siang, 25 September 2011, pukul 14.30. Lokasi putusnya kabel tepat di belakang Pasar Kemiri dekat Stasiun Depok Baru. Saat ini, tambah dia, teknisi KAI sedang menyambung kabel itu. "Menyambungnya susah. Saya tidak tahu selesai kapan," ujarnya.

    Juru bicara KRL Mania, Agam Fathurrahman, mengatakan jadwal perjalanan sampai hari ini masih kacau. Dalam catatannya ada penumpukan penumpang di beberapa stasiun. "Penumpukan penumpang terjadi di sepanjang jalur Bogor sampai Manggarai," ujar dia.

    Agam menerangkan dengan putusnya kabel optik itu KRL diatur manual. Hal ini, kata dia, menyebabkan kecepatan kereta melambat. "Dengan cara manual kereta harus satu per satu masuk stasiun. Tidak bisa beriringan, seperti urut kacang."

    Yang disesalinya, tidak ada pengumuman mengenai gangguan sinyal ini, sehingga prediksi waktu perjalanan kereta meleset. "Banyak komunitas kami mengeluhkan," ujar dia. Dwi membantah adanya penumpukan penumpang. Keterlambatan perjalanan, ia menambahkan cuma lima menit saja.

    Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi I Jakarta Mateta Rijalulhaq berjanji akan mengatasi gangguan sinyal hari ini juga. "Hari ini selesai," katanya di kesempatan terpisah.

    HERU TRIYONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.