Polisi Tambah Personel Jaga Busway

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan mobil berjalan mundur menghindari penilangan dijalur busway antara Pal Putih menuju Senen, Penjaga pintu busway ikut membantu agar bus bisa jalan. TEMPO/NALIA RIFIKA

    Puluhan mobil berjalan mundur menghindari penilangan dijalur busway antara Pal Putih menuju Senen, Penjaga pintu busway ikut membantu agar bus bisa jalan. TEMPO/NALIA RIFIKA

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya akan menambah 206 personel lalu lintas
    untuk berjaga di sekitar jalur bus Transjakarta. “Itu belum termasuk anggota yang rutin menjaga,” kata Kepala Bagian Pembinaan dan Operasi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Latief Usman di kantornya pada Kamis, 13 Oktober 2011.

    Usman berharap dengan penambahan personel tersebut, jalur busway akan steril dari kendaraan-kendaraan umum dan pribadi. Kepolisian juga akan memantau pejalan kaki yang hendak menyeberang di jalur bus itu.

    Personel akan dikonsentrasikan di rute-rute padat kendaraan, seperti rute koridor enam. “Khususnya dari Ragunan sampai Kuningan.”

    Usman mengakui bahwa polisi tak bisa memantau seluruh rute busway. Mensterilkan jalur busway dari kendaraan pribadi dan umum bukan hal mudah. Bahkan, kata dia, kehadiran personel kepolisian sering diabaikan para pengendara yang melanggar. “Kalau sudah ada seratus motor yang masuk ke jalur secara bersamaan, sulit kami menindaknya.”

    ANANDA BADUDU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.