10 Hari Menikah, Suami Bunuh Istri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO Interaktif, Bogor - Pertengkaran pasangan suami-istri yang berujung kematian kembali terjadi. Yuyun, 19 tahun, perempuan muda yang baru sepuluh hari menikah, tewas mengenaskan dengan kepala remuk dan tubuh berlumuran darah akibat 15 luka tusukan.

    Korban diduga dibunuh suaminya sendiri, OH, 19 tahun, yang kini masih dalam pengejaran polisi. Mayat Yuyun ditemukan terbujur kaku di teras dapur rumah kontrakannya di Kampung Jati, Desa Parung, Kecamatan Parung, Bogor, Jawa Barat, Kamis pagi, 20 Oktober 2011.

    Keterangan sejumlah saksi menyebutkan, Kamis dini hari tetangga pasutri muda itu terlibat pertengkaran. Sekitar pukul 01.30 WIB, terdengar jeritan Yuyun. Tapi para penghuni kontrakan tidak menggubrisnya karena tidak mau ikut campur urusan rumah tangga orang lain.

    Pagi tadi, tetangga dan pemilik kontrakan mulai curiga karena dari bedeng pasangan pengantin baru tidak terdengar suara. Akhirnya, mereka coba memeriksa keadaan. Pintu rumah saat itu digembok dari luar dan jendela tertutup rapat oleh gorden.

    "Waktu dipanggil kok tidak ada jawaban. Karena curiga, pintu terpaksa kami dobrak," kata pemilik rumah kontrakan, Rusli, 29 tahun.

    Bersama istrinya, Nina, 22 tahun, dan seorang warga, Andri, 20 tahun, bos kontrakan masuk ke dalam rumah korban. Mereka terkejut ketika menemukan Yuyun sudah menjadi mayat. "Banyak darah. Posisinya terlentang di dapur," ujarnya.

    Saksi juga melihat darah berceceran di sekitar kamar sampai dapur. Diduga korban dihabisi di kamar tidur, lalu jasadnya diseret ke dapur. "Melihat itu semua kami langsung lapor polisi."

    Menurut Rusli, korban Yuyun yang tercatat warga Gang Masjid, Kelurahan Bojongsari, Sawangan, Depok, mengaku baru sepuluh hari menikah dengan OH. "Waktu saya tanya surat nikah, mereka bilang masih diurus di KUA Sawangan," ujar dia.

    Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor Ajun Komisaris Erwan Ermawan mengatakan, pelaku pembunuhan diduga kuat suami korban. Motif pembunuhan masih dalam penyelidikan, tapi dugaan sementara karena pertengkaran dalan rumah tangga.

    "Korban dibenturkan ke tembok dan ditusuk pisau dapur. Pelaku masih dalam pengejaran," kata Erwan.

    Sebelumnya kasus pembunuhan di antara pasangan suami-istri terjadi di Parung Panjang, 8 Oktober 2011. Ria, 19, dan Bobon, 30, yang baru setahun menikah ditemukan tewas bersimbah darah. Ria mengalami luka bacok di leher dan Bobon terluka sayatan dan tusukan di perutnya.

    ARIHTA U SURBAKTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.