Rabu, 14 November 2018

Stadion Megah Kota Bekasi Diprediksi Selesai Akhir 2012  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Boumsong (tengah), pesepakbola Persipasi Bekasi dijaga oleh tiga pesepakbola Deltras Sidoarjo pada pertandingan babak 8 besar Divisi Utama, Gruo B di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (20/5).  ANTARA/ BAMBANG SUSENO

    Boumsong (tengah), pesepakbola Persipasi Bekasi dijaga oleh tiga pesepakbola Deltras Sidoarjo pada pertandingan babak 8 besar Divisi Utama, Gruo B di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (20/5). ANTARA/ BAMBANG SUSENO

    TEMPO Interaktif, Bekasi -  Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai membangun stadion sepak bola bertaraf internasional. Stadion megah yang diperkirakan menghabiskan dana Rp 400 miliar lebih itu dilengkapi fasilitas modern, seperti lintasan atletik, gimnasium, dan perkantoran.

    Kepala Dinas Bangunan dan Kebakaran Kota Bekasi, Syafri, mengatakan stadion megah itu dibangun untuk menunjang pertandingan sepak bola internasional jika Indonesia menjadi tuan rumah. "Kota Bekasi sangat dekat dengan Jakarta sehingga stadion itu nantinya bisa dipakai tim-tim elite," kata Syafri kepada Tempo, Rabu, 9 September 2011.

    Pembangunan sudah dimulai dengan pemasangan tiang pancang sejak bulan lalu dan ditargetkan selesai akhir 2012 mendatang. Sehingga, kata Syafri, pada awal 2013 stadion bisa digunakan untuk pertandingan sepak bola.

    Lokasi stadion menggunakan Gelanggang Olahraga (GOR) Kota Bekasi yang direnovasi menjadi sarana olahraga modern, terletak di Jalan Achmad Yani, Kota Bekasi.

    Maket stadion sudah jadi dan kini dipajang di hall Kantor Wali Kota Bekasi. Desain stadion berbentuk oval, memiliki atap cembung dengan sistem tertutup (indoor). Luas stadion sekitar 40 ribu meter persegi dengan tinggi atap sekitar 20-25 meter.

    Tribun terdiri dari empat lantai dengan kapasitas sekitar 30 ribu tempat duduk. Permukaan lapangan akan direnovasi sampai benar-benar rata, di bagian luar dilengkapi arena atletik. Bagian bawah tribun dilengkapi sarana penunjang seperti gim, press room, kamar ganti, toilet, dan perkantoran.

    Pada bagian luar stadion, akan dibangun dua gedung parkir modern di bagian sudut stadion dan halaman dengan aneka pepohonan. "Pengguna kendaraan tidak akan kesulitan mencari lahan parkir," kata Syafri.

    Menurutnya, panitia pembangunan baru memegang anggaran sekitar Rp 28 miliar, terdiri dari bantuan Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 25 miliar dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Bekasi 2011 sebesar Rp 3 miliar.

    Kekurangan anggaran akan dipenuhi tahun depan. Panitia mengusulkan bantuan anggaran untuk 2012 ke Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan melakukan perjanjian dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi jika ada bantuan pihak ketiga untuk pemerintah daerah yang tidak mengikat langsung dialokasikan untuk pembangunan stadion. "Kami juga menjajaki kerja sama dengan pihak swasta," katanya.

    Dengan langkah-langkah itu, Syafri yakin Pemerintah Kota Bekasi bisa merealisasikan pembangunan stadion megah. "Bisa jadi ikon Kota Bekasi ke depan," katanya.
    Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata Kota Bekasi, Aan Suhanda mengatakan, dengan fasilitas stadion megah, diharapkan bisa memupuk bibit pesepak bola muda berbakat.

    Selain itu, kata Aan, prestasi Persipasi Kota Bekasi yang akan menjadikan stadion megah itu sebagai home base harus lebih bagus. Pembinaan pada klub U-21 juga harus labih baik, sehingga prestasi dalam bidang sepak bola tidak stagnan. "Adanya stadion baru harus seiring dengan prestasi yang membanggakan," katanya.

    HAMLUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?