Setelah Tertusuk, Raafi Tak Langsung Terkapar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raafi Aga Winasya. Foto: Facebook

    Raafi Aga Winasya. Foto: Facebook

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepala Kepolisian Resor Jakarta Selatan, Komisaris Besar Imam Sugianto, membenarkan keterangan bahwa setelah ditusuk Raafi Aga Winasya Benjamin tidak langsung terkapar bersimbah darah. Tetapi, setelah ia ditusuk, Raafi duduk dahulu, baru ia menyadari bahwa ia tertusuk.

    “Iya benar. Kejadian cepat sekali. Teman-temannya tidak tahu dia tertusuk,” kata Imam kepada Tempo, Rabu, 9 November 2011.

    Raafi adalah siswa SMA kelas III Pangudi Luhur. Pemuda 17 tahun tersebut tewas setelah ditusuk orang tak dikenal saat berada di klub Shy Rooftop, Kemang Pavilion, Kemang, Jakarta Selatan. Sebelum sempat dirawat di rumah sakit, nyawanya sudah melayang tak tertolong. Kejadian penusukan tersebut terjadi pada Sabtu, 5 November 2011 dini hari.

    Imam juga membenarkan keterangan bahwa Raafi ditusuk saat joget berdesakan di area panggung Shy Rooftop. Area panggung tersebut terletak di ujung sisi timur ruangan, berhadapan dengan pintu masuk yang berada di ujung sisi barat.

    Setelah ditusuk, Raafi kemudian dibopong oleh kawan-kawannya dari Pangudi Luhur, hendak dibawa ke rumah sakit. Darah pun berceceran di sekujur area panggung.

    Hingga hari ini, aparat telah memeriksa 36 saksi terkait pembunuhan Raafi. Saksi berasal dari teman-temannya di Pangudi Luhur, manajemen Shy Roof Top, dan kelompok pengunjung lain yang berada di sana saat penusukan terjadi.

    Kendati sudah memeriksa banyak saksi, polisi belum menemukan titik terang siapa penusuk Raafi. Menurut dia, semua saksi yang diperiksa tidak ada yang mampu mengenali penusuk.

    ANANDA BADUDU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.