Benarkah Penusukan Raafi karena Puntung Rokok?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raafi Aga Winasya. Foto: Facebook

    Raafi Aga Winasya. Foto: Facebook

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepala Kepolisian Resor Jakarta Selatan, Komisaris Besar Imam Sugianto, mengatakan bahwa sebelum Raafi Agawinasya Benjamin ditusuk, sempat terjadi keributan antara kelompok Pangudi Luhur dan kelompok pengunjung lain. Imam menyebut kelompok yang ribut dengan kelompok Pangudi Luhur adalah kelompok Mike.

    Keributan antara kedua kelompok itu dipicu oleh insiden puntung rokok. Satu orang dari kelompok Pangudi Luhur menyentil puntung rokok yang masih menyala dan mengenai salah seorang dari kelompok Mike.

    “Tapi siapa yang menyentil dan siapa yang kena, kami belum tahu,” kata Imam di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya pada Rabu, 16 November 2011.

    Imam menjelaskan setelah insiden penyentilan puntung rokok, terjadi penyerangan antar-kedua kelompok yang berada dalam pengaruh alkohol. Namun tidak dijelaskan dengan pasti bagaimana keterkaitan antara penyerangan tersebut dan penusukan Raafi.

    Menurut Imam, kelompok Mike ini ada hubungannya dengan kelompok Helmi. Kelompok Helmi juga berada di Shy Rooftop pada saat malam penusukan. Hingga saat ini, aparat sudah memeriksa 47 orang saksi terkait pembunuhan Raafi.

    Raafi adalah siswa kelas III SMA Pangudi Luhur. Pemuda 17 tahun tersebut tewas setelah ditusuk orang tak dikenal saat berada di klub Shy Rooftop, Kemang Papilion, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu, 5 November dini hari.

    ANANDA BADUDU



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.