Wakil Wali Kota Surabaya Incar Jabatan Gubernur DKI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bambang Dwi Hartono. dok TEMPO/Dwi Narwoko

    Bambang Dwi Hartono. dok TEMPO/Dwi Narwoko

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Wakil Wali Kota Surabaya saat ini, Bambang Dwi Hartono, menyatakan siap maju menuju pemilihan gubernur Jakarta yang akan berlangsung tahun depan. Pagi ini Bambang mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan calon gubernur Jakarta ke Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jakarta.

    "Saya hanya mengikuti perintah partai," ujar Bambang di kantor DPD PDI Perjuangan Jalan Raya Tebet No.46, Sabtu 19 November 2011. Di hadapan wartawan ia menyatakan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menghendaki dirinya untuk ikut serta dalam pilgub Jakarta

    "Sebagai kader saya harus siap ditempatkan di mana saja," ujar pria kelahiran Pacitan, Jawa Timur, 50 tahun silam ini. Ia menambahkan tidak akan terlalu banyak mengumbar janji mengingat dirinya baru memasuki tahap penjaringan di internal partai berlambang banteng.

    Namun ia menyebutkan jika PDI Perjuangan sudah secara resmi mengusung diri untuk bertarung di pilgub Jakarta, dirinya akan mengoptimalkan penggunaan transportasi massal untuk mengatasi kemacetan. "Pembangunan Mass Rapid Transportation harus cepat dilaksanakan," ucapnya.

    Bambang mengakui bahwa tidak mudah maju menjadi orang nomor satu di Jakarta. Tapi pihaknya mengaku sudah melakukan pendekatan dengan beberapa kelompok dan komunitas sebagai upaya untuk membangun popularitas dirinya di Jakarta.

    Pada kesempatan yang sama Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jakarta Pantas Nainggolan menyatakan baru dua calon yang mengembalikan formulir pendaftaran. "Baru Bambang dan Hasnaini. Batas akhir pengembalian formulir besok," ucap Nainggolan.

    Sejauh ini, kata Nainggolan, sudah ada 18 orang yang mengambil formulir penjaringan calon gubernur di internal PDI Perjuangan. "Ada sepuluh orang dari kader partai dan delapan orang dari eksternal partai," katanya.

    PDI Perjuangan, lanjutnya, secara terbuka membuka peluang bagi siapa saja yang menghendaki maju menjadi gubernur Jakarta 2012-2017. "Kami terbuka baik untuk kader ataupun nonkader yang merasa mampu memimpin Jakarta," ucap Nainggolan.

    ADITYA BUDIMAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.