Jelang Resepsi Ibas-Aliya, Hindari Jalanan Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas (kiri) dan Siti Rubi Aliya Rajasa (kanan). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas (kiri) dan Siti Rubi Aliya Rajasa (kanan). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Traffic Management Center Kepolisian Daerah Metro Jaya mengimbau masyarakat menghindari kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu, 26 November 2011 mulai pukul 19.00 WIB. Jalanan itu meliputi Jalan Sudirman, Jalan Asia Afrika, Jalan Gatot Subroto, dan Jembatan Semanggi.

    Imbauan itu dikeluarkan menjelang resepsi penikahan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Siti Rubi Aliya Rajasa di gedung Jakarta Convention Center, Senayan. "Bila tidak ada keperluan penting di sekitaran Senayan, sebaiknya warga menghindari kawasan itu," ujar petugas TMC Polda Metro Jaya, Brigadir Satu Krisnan Menon Yunanto, hari ini.

    Menurut Krisnan, Polda Metro Jaya tidak berencana mengadakan pengalihan arus kendaraan. Namun, kata dia, sistem buka-tutup jalur pada saat tamu VVIP atau pejabat negara melintas masuk ke JCC bisa saja diterapkan. "Situasional saja," ujarnya.

    Meski resepsi pernikahan putra Presiden SBY itu dilakukan pada akhir pekan, menurut Krisnan, tidak menutup kemungkinan adanya kemacetan di sekitar Senayan. Tingkat kemacetan itu, kata dia, tidak akan lebih parah dibanding hari kerja. Penyebabnya adalah penutupan jalur saat tamu VVIP melintas dan tanggal muda bagi para pekerja.

    "Kemungkinan besar malam ini banyak warga yang keluar rumah. Karenanya kemacetan diprediksi sama seperti jam pulang kerja," kata Krisnan.

    Sejak pagi, sejumlah anggota TNI dan Polri telah berjaga di beberapa titik sekitar JCC. Seperti di pintu masuk JCC di Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Asia Afrika, Jalan Pintu 1 Senayan, Jalan Sudirman, dan Jalan Jenderal Gatot Subroto.

    Selain petugas, Polri juga menyiapkan mobil baracuda dan Gegana di pelataran JCC. Sedangkan kendaraan dan orang yang melintas masuk kawasan itu diperiksa secara intensif menggunakan detektor logam.

    CORNILA DESYANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.