Diduga Karena Penumpang Utak Atik Saklar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KRL Jakarta-Bogor terlambat akibat gangguan tersangkutnya pantograf di spur hulu stasiun Pasar Minggu-Tanjung Barat, Jumat(5/9).TEMPO/Adri I

    KRL Jakarta-Bogor terlambat akibat gangguan tersangkutnya pantograf di spur hulu stasiun Pasar Minggu-Tanjung Barat, Jumat(5/9).TEMPO/Adri I

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Manajer Senior Keamanan Daop 1 Jakarta Akhmad Sujadi membenarkan jika ada perangkat listrik KRL yang mengalami korsleting di Stasiun Tanjung Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. “Kabel listriknya terputus,” ujar Akhmad saat dihubungi Tempo, Selasa 6 Desember 2011.

    Ia menduga terputusnya kabel listrik tersebut disebabkan oleh korsleting. Terputusnya listrik akibat hubungan arus pendek, lanjutnya, bisa disebabkan tidak stabilnya aliran listrik yang mengalir dari sumber menuju kereta. “Kuat dugaan ada penumpang yang mengutak-atik saklar di bagian kabin kereta,” katanya.

    Akibat kejadian tersebut, lanjut Akhmad, perjalanan kereta dari Jakarta menuju Depok dan Bogor akan mengalami keterlambatan selama sekitar 1,5 jam. Untuk saat ini, pihaknya terpaksa harus menggunakan satu jalur perlintasan secara bergantian.

    Lebih lanjut ia mengatakan tidak ada korban dalam insiden tersebut. “Saat ini tim kami sedang dalam perjalanan ke sana untuk melihat kondisinya,” ucap Akhmad.

    Dari penjelasan Akhmad, pihaknya sering menemukan penumpang berada di kabin kereta. Padahal tempat tersebut hanya diperuntukan bagi masinis atau petugas saja. “Kalau kereta membeludak biasanya suka ada penumpang yang duduk di kabin,” katanya.

    PT KAI, lanjut Akhmad, seringkali mengalami kesulitan untuk memeriksa (sterilkan) tempat-tempat yang dilarang ditempati penumpang.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.