Kereta Bandara Jalur Selatan Dibangun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang penumpang tiba di bandara Nice, Perancis selatan, Selasa (19/10). Pekerja minyak Perancis pada Selasa menentang permintaan pemerintah bekerja kembali untuk mengakhiri kekurangan bahan bakar, bentuk perlawanan terhadap rencana Presiden Nicolas Sarkozy menaikkan usia pensiun menjadi 62 tahun. Sekolah, kereta api, angkutan umum dan bahkan pengumpul sampah di Nice melakukan aksi mogok untuk menekan Sarkozy mundur. AP/ Lionel Cironneau

    Seorang penumpang tiba di bandara Nice, Perancis selatan, Selasa (19/10). Pekerja minyak Perancis pada Selasa menentang permintaan pemerintah bekerja kembali untuk mengakhiri kekurangan bahan bakar, bentuk perlawanan terhadap rencana Presiden Nicolas Sarkozy menaikkan usia pensiun menjadi 62 tahun. Sekolah, kereta api, angkutan umum dan bahkan pengumpul sampah di Nice melakukan aksi mogok untuk menekan Sarkozy mundur. AP/ Lionel Cironneau

    TEMPO Interaktif, Jakarta:- PT Kereta Api Indonesia akan membangun jalur selatan kereta menuju bandar udara. Jalur tersebut dimulai dari Stasiun Duri sampai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. "Akhir 2013 sudah bisa beroperasi," kata Direktur Utama PT KAI Ignatius Jonan dalam jumpa pers di Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis 8 Desember 2011.


    Menurut Jonan, pihaknya memanfaatkan jalur lama yang sudah ada, yaitu via Tangerang. Pembangunan itu, kata dia, dimungkinkan dilakukan setelah ditekennya Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2011 tentang Bandara Soekarno-Hatta dan Kereta Rel Listrik Jabodetabek.

    Selanjutnya Stasiun Duri akan diperbesar untuk menampung lonjakan jumlah penumpang. "Karena akan jadi stasiun transit utama kereta bandara," katanya. Dalam pembangunan proyek tersebut, kata dia, pihaknya telah menyeleksi konsultan, disusul studi kelayakan selama enam bulan. Dan, dua tahun ke depan, jalur selatan sudah bisa beroperasi.

    Pembangunan kereta bandara jalur selatan ini berbeda dengan pembangunan kereta bandara oleh pemerintah pusat. Seperti diberitakan, pada 10 November lalu, Kementerian Perhubungan meneken perjanjian kerja sama pembangunan kereta bandara dengan PT SMI.

    Proyek tersebut akan membangun jalur baru dari Stasiun Manggarai melewati Tanjung Priok, bersisian dengan jalan tol menuju bandara. Namun, untuk proyek jalur utara, penyusunan dokumen lelang baru akan dilakukan tahun depan. Proses lelang digelar pada 2013. Kemudian pada 2014 baru dilakukan pembangunan fisik.

    Jonan optimistis jalur selatan kereta bandara akan lebih dulu beroperasi ketimbang jalur utara. Dana investasi pembangunan jalur kereta bandara dan jalur lingkar Jabodetabek mencapai Rp 8 triliun. Pembiayaannya sendiri berasal dari 85 persen pinjaman dan 15 persen dari kas sendiri. "Rp 2,25 triliun dari kami," katanya.

    Jonan mengatakan ditekennya Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2011 mempercepat target pencapaian PT KAI dalam mengangkut 1,5 juta penumpang Jabodetabek dalam sehari per 2018. "Perbaikan prasarana sekarang jadi wewenang kami, tak perlu menunggu APBN," katanya.

    AMANDRA MUSTIKA MEGARANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.