Ini Peran Pria Berkaus Putih dalam Penusukan Raafi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raafi Aga Winasya. Foto: Facebook

    Raafi Aga Winasya. Foto: Facebook

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pada Minggu, 11 Desember 2011 sore, siswa Pangudi Luhur melakukan reka adegan kasus penusukan Raafi Aga Winasya Benjamin. Sebelum reka adegan, saksi menceritakan peran pria berkaus putih saat penusukan terjadi. Seorang saksi bernama Gagah (nama disamarkan--red) bercerita bahwa pria berkaus putih tersebut memukulnya hingga terjatuh dan terluka.

    Tapi ia tak langsung menyadari luka tersebut. Tangannya ternyata berdarah terkena sabetan pisau. “Darahnya mengucur ke kemeja saya,” katanya.

    Penyabetan tersebut terjadi pada saat siswa Pangudi Luhur berkelahi dengan kelompok penusuk di lantai dansa.

    Saat Gagah dipukul, ia sedang berada tepat di samping Raafi Aga Winasya Benjamin. Ia mengaku dipukul tiga kali hingga tersungkur ke belakang. Saat tersungkur, ia sempat melihat Raafi maju. Gagah lalu berdiri dan baru sadar tangannya terluka. Ketika menengok ke arah Raafi lagi, siswa kelas XII SMA Pangudi Luhur itu sudah tersungkur dan bersimbah darah. “Dia digotong, saya buka jalan,” kata Gagah.

    Seorang saksi bernama Rian (nama disamarkan–red) mengatakan setelah Raafi terjatuh, si pria berkaus putih itu mencoba menantang kembali. Tetapi ia menahan dadanya sambil berkata “Sudah-sudah,” katanya. Rian sempat memperhatikan gelagat wajah pria berkaus putih tersebut saat ia menahan dadanya.

    “Matanya melihat Raafi yang jatuh. Setelah itu dia langsung mundur dan jalan menjauhi kerumunan,” kata Rian.

    Baik Rian maupun Gagah mengaku tak ingat ciri-ciri wajah pria berkaus putih tersebut. Rian hanya bisa mengatakan saat ia menatap wajah pria tersebut, mukanya harus mendongak ke atas. Rian sendiri tingginya 170 sentimeter. Begitu juga dengan Gagah. Ketika melihat si pria berkaus putih, ia harus mendongak. Padahal,  tinggi Gagah sekitar 175 sentimeter, lebih tinggi dari Rian.

    Salah satu sumber mengatakan bahwa pria berkaus putih itu adalah Robby Hatim. Roby adalah tersangka terakhir yang ditahan polisi. Dia menantu seorang marsekal madya yang masih aktif di Lembaga Ketahanan Nasional. Saat ke Shy Rooftop dia mengajak Sunari, seorang anggota TNI Angkatan Udara yang berdinas di Pasukan Pengamanan Presiden.

    Tapi Roby mengaku malam itu ia memakai kaus abu-abu.

    ANANDA BADUDU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.