Jalur Puncak Mulai Padat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan kendaraan terjebak kemacetan di pintu keluar tol Gadog, Bogor (9/3). Warga ibukota mengisi liburan panjang dengan mengunjungi kawasan wisata di wilayah Puncak dan sekitarnya. Foto: TEMPO/Arie Basuki

    Ratusan kendaraan terjebak kemacetan di pintu keluar tol Gadog, Bogor (9/3). Warga ibukota mengisi liburan panjang dengan mengunjungi kawasan wisata di wilayah Puncak dan sekitarnya. Foto: TEMPO/Arie Basuki

    TEMPO.CO, Bogor - Memasuki akhir pekan dan libur sekolah pada Sabtu, 24 Desember 2011, arus lalu lintas menuju arah Puncak, Bogor, Jawa Barat, mulai tersendat. Terjadi penumpukan kendaraan sejak ke luar gerbang Ciawi kilometer 43 tol Jagorawi hingga tanjakan Selarong, Gadog, serta lokasi tujuan wisata.

    Kendati terbilang normal, volume kendaraan terlihat meningkat dibanding hari libur biasa. Kendaraan yang melaju di jalur Puncak hampir semua berpelat nomor B atau Jakarta dan sekitarnya.

    "Pagi ini (Sabtu) masih tergolong normal dan lancar. Mudah-mudahan tetap bertahan sampai hari Senin," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor, Ajun Komisaris Syarif Zainal Abidin.

    Sedangkan pemberlakuan sistem buka-tutup, menurut dia, tergantung kondisi jalur. Jika volume kendaraan dari arah Bogor menuju Puncak terus meningkat dan tersendat, maka diberlakukan satu jalur. "One way bersifat situasional."

    Syarif mengatakan, untuk malam perayaan Tahun Baru, jalur Puncak dipastikan ditutup total mulai pukul 19.00, 31 Desember 2011, sampai pukul 06.00, 2 Januari 2012. "Penutupan dari arah Gadog menuju Cianjur," ujarnya.

    Sementara itu, kepadatan arus lalu lintas terjadi di sejumlah ruas jalan Kota Bogor. Bahkan terjadi kemacetan panjang di Jalan Sholeh Iskandar karena ada acara wisuda mahasiswa Universitas Ibnu Khaldun.

    ARIHTA U SURBAKTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.