Mulai Padat, Tol Menuju Ancol Akan Dialihkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tol di kawasan Ancol, Jakarta. Tempo/Tony Hartawan

    Tol di kawasan Ancol, Jakarta. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO,- Kawasan wisata Ancol, Jakarta Utara, mulai dipadati pengunjung untuk menyambut Tahun Baru, Sabtu 31 Desember 2011. Puluhan ribu orang sudah memadati obyek wisata itu sejak siang.

    Menjelang Mahgrib, jalan di dalam kawasan baik menuju maupun dari Ancol sudah macet. Warga berbondong-bondong memakai roda dua hingga empat menuju kawasan wisata di Jakarta Utara itu.

    Informasi yang dilansir Perwira TMC Ajun Komisaris Polisi Sri Santosa, ada lima titik jalan yang padat. Diantaranya Jalan Baru Ancol, Jembatan Goyang, Traffic Light Bintang Mas, Perempatan Lodan dan TL Pasir Putih. Kepadatan itu membuat Direktorat lalu lintas Polda Metro Jaya  mengalihkan arus lalu lintas baik diarteri maupun di ruas tol yang menuju Ancol.

    Ada tiga arah untuk bisa menuju kawasan Ancol, untuk kendaraan yang datang dari arah timur, dapat melalui Jalan RE Martadinata, Jalan Baru Ancol dan Tol Ancol Timur. Dari tengah , kendaraan bisa melintasi Jalan Benyamin Sueb, Tol Kemayoran dan Stasiun KA Ancol. Dari arah barat, melalui Jalan Lodan, Gunung Sahari, Kampung Bandan dan Tol Ancol Barat.

    Jalan Baru Ancol akan ditutup jika kendaraan dari Tanjung Priok padat. Kemudian, kendaraan akan dialihkan melalui Jalan Baru Ancol Selatan–TL Sertivia-Benyamin Sueb-Fly Over-TL Pasir Putih–Pintu Timur.  Pengalihan arus ini, lanjutnya, mulai berlaku pukul 22.00 dan akan kembali dibuka pukul 24.00.

    Hal yang sama berlaku juga untuk ruas tol menuju Ancol rencananya mulai pukul 23.00 WIB- 01.00 WIB kendaraan dari ruas tol Cawang menuju  Ancol dilurukan ke arah Priok. Tepatnya Interchange Priok. Begitupula dari arah Pluit arah Ancol luruskan ke Grogol diiinterchane Pluit.

    WDA | TMC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.