Polda Diundang Sidik Kasus Istri Polisi Depok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • veteranstoday.com

    veteranstoday.com

    TEMPO.CO , DEPOK - Kapolres Kota Depok, Komisaris Besar Mulyadi Kaharni, mengundang Polda Metro Jaya untuk membahas penyidikan lebih lanjut kasus Eni Kurniati, 44 tahun, istri anggota polisi yang mengaku dirampok dan diperkosa di rumahnya. Undangan disampaikan setelah Mulyadi menerima hasil tes kebohongan terhadap Eni yang dicurigai memberi laporan palsu.

    Mulyadi berdalih pembahasan bersama untuk memastikan proses penyidikan terkontrol secara efektif. Agar tidak ada yang merasa dirugikan, katanya Sabtu lalu.

    Mulyadi menolak membeberkan hasil tes kebohongan Eni yang telah diterimanya Kamis lalu. Dia hanya mengatakan senang dengan hasil tes itu dan akan menggabungkannya bersama 11 kejanggalan yang ditemukan dalam olah tempat kejadian perkara serta empat hasil tes kejiwaan yang telah lebih dulu dilakukan. "Ini akan menjadi bahan proses sidik lanjut," katanya.

    Penyidikan lanjutan dipastikannya segera dilakukan. Para spesialis juga akan dilibatkan untuk mengungkapkan semua hasil dari temuan tes yang sudah dilakukan. "Nanti akan ada tim husus yang akan menyampaikan semua hasil itu sesuai dengan bidangnya," kata Mulyadi.

    Sebelas kejanggalan dari hasil olah TKP di antaranya adalah tidak adanya jejak kaki pelaku di rumah yang beralamat di Cilodong itu, padahal tanah becek akibat guyuran hujan. Juga jendela rusak akibat dicongkel justru di bagian dalam dan sidik jari pelapor ditemukan pada obeng yang diduga digunakan untuk mencongkel kusen jendela itu.

    Adapun tes psikologi menyatakan bahwa Eni yang bekerja sebagai guru itu memiliki kecerdasan di atas rata-rata dan sangat teliti. Tidak ditemukan gejala trauma akibat pemerkosaan, tapi justru ditemukan kecenderungannya yang ingin diperhatikan sang suami.

    Kasus yang bermula dari laporan ke Polres Kota Depok pada 11 Desember lalu ini telah berbuntut dicopotnya Ajun Komisaris Tri Suryawan, suami Eni, dari jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse dan Kriminal di Polsek Pamulang. Tri dimutasi ke Polres Jakarta Selatan karena masalah indispliner dan dugaan kedekatannya dengan sejumlah perempuan yang bukan istrinya.

    ILHAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.