Mayat Gadis Cantik Gegerkan Pancoran Mas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi: TEMPO/Mahfoed Gembong

    Ilustrasi: TEMPO/Mahfoed Gembong

    TEMPO.CO, Depok - Sesosok mayat gadis berparas cantik diduga berusia 17 tahun ditemukan di bawah pohon pisang di sebuah kebun, di Gang Mangga, Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Depok, sekitar Pukul 14.00 WIB Minggu 8 Januari 2011. Polisi belum bisa memastikan apakah perempuan muda itu korban pemerkosaan karena tidak ditemukan darah di sekitar kemaluannya.

    “Sementara kami akan periksa saksi di sekitar lokasi,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kota Depok, Komisaris Febriansyah.

    Mayat perempuan berklit putih dan memiliki rambut sebahu yang diikat tersebut ditemukan oleh seorang buruh, Irman, 47 tahun, saat membersihkan kebun. Irman langsung melaporkannya ke pengurus lingkungan setempat yang lalu meneruskannya ke Polsek Pancoran Mas. "Dia bukan warga sini, selama ini tidak ada kejadian seperti ini," kata Martono ketua RT setempat.

    Polisi membawa baju kaos panjang berwarna hitam-putih, celana dalam berwarna coklat, kutang ungu, celana panjang yang sudah usang, dan dua pasang sandal jepit berwarna merah bersama mayat gadis itu. Tempo mengamati, ada beberapa luka di wajah dan tubuh mayat itu, yaitu hidung dan mulut lebam berdarah, pipinya memar, kaki kanannya diperban, dan dibagian leher ada bekas cekikan.

    Febrian mengatakan akan meneliti keterkaitan bercak darah yang ada di pagar kebun dengan mayat sempat menarik perhatian banyak warga itu. “Bercak darah itu belum bisa dikaitkan, darah itu baru, tapi akan diteliti,” kata Febrian.

    Edi Mujiran, anggota TNI yang juga anggota keamanan dan ketertiban masyarakat setempat, mengungkapkan kalau ada seorang nenek yang mengenali mayat gadis itu. Dia datang ke kebun itu tapi sayang penglihatannya yang sudah rabun membuatnya ragu. "Tapi kami sudah menghubungi keluarganya,” kata Edi.

    ILHAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.