Hari Minggu Saja, Ada Sekilo Paku di depan Istana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komunitas Saber (Sapu Bersih Ranjau Paku) menunjukkan hasil kerja mereka selama kurang lebih 3 bulan mengumpulkan ranjau paku, yang beratnya hingga 300 kilogram dari 5 wilayah DKI Jakarta, Minggu (8/1). TEMPO/Tony Hartawan

    Komunitas Saber (Sapu Bersih Ranjau Paku) menunjukkan hasil kerja mereka selama kurang lebih 3 bulan mengumpulkan ranjau paku, yang beratnya hingga 300 kilogram dari 5 wilayah DKI Jakarta, Minggu (8/1). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO , Jakarta:- Siapa bilang kawasan depan Istana Negara itu sudah aman, setidaknya dari ranjau paku? Ternyata menurut Abdul Rohim, salah satu pengurus Sapu Bersih (Saber) Community, kawasan depan Istana malah tergolong paling rawan.


    "Hari Minggu saja, kami bersih-bersih menemukan 1 kilogram paku di depan istana negara," kata Abdul Rohim kepada Tempo Minggu, 08 Januari 2012. Abdul Rohim sendiri kebingungan, kawasan ring satu dan padat dengan pegawai kementerian plus pengamanan kelas satu itu tetap tak luput dari sasaran ranjau paku.


    "Adanya Pasukan Pengawal Presiden tidak menyurutkan niat pelaku penyebar ranjau paku," kata Rohim yang menjabat sebagai wakil ketua Saber Community.

    Selain di depan Istana Negara, area ranjau paku juga ada di sekitar kantor Kementerian Sekretariat Negara (Sekneg) yang ada di jalan Veteran."Di sekitar Kantor Sekneg kami menemukan kuarang lebih 1 kilogram paku ukuran 3 centimeter," katanya.

    Menurut Saber community untuk titik rawan ranjau paku di Jakarta Pusat selain di kawasan Istana Negara adalah di Fly over Roxy menuju Jalan Gajah Mada, Jalan Hasyim Asyari hingga lampu merah Cideng, daerah Cempaka Putih hingga Underpass Senen dan Underpass Senen menuju Gunung Sahari.

    "Sedangkan wilayah Jakarta Timur yang rawan adalah perbatasan Bekasi dengan Jakarta terutama di Cakung," katanya. Dia mengatakan untuk wilayah Jakarta Barat yang rawan adalah Daan Mogot hingga Kalideres.

    Saber community saat ini beranggotakan 8 orang. Mereka adalah relawan yang membersihkan ranjau paku disepanjang jalan padat pengguna jalan. Pada Minggu pagi, 08 Januari 2012, mereka memamerkan hasil temuan mereka selama 4 bulan. "300 kilogram jumlah palu yang berhasil kami kumpulkan," kata Abdul Rohim.


    SYAILENDRA


    Berita Terkait
    Inilah Lokasi Rawan Ranjau Paku di Jakarta
    Polisi Terjunkan Intelijen Ringkus Penebar Ranjau Paku
    Polisi Temukan Satu Kilogram Paku Disebar di Jalan
    Polisi Bekasi Temukan 4.300 Ranjau Paku
    Setiap Hari Polisi Razia Dua Kilogram Paku di Jalan Hasyim Ashar

    Awas, Ranjau Paku di Jalur Bekasi-Cakung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.