Banjir Surut, Kendaraan Besar Bisa Lewati Tol Tangerang-Merak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua warga menggendong anaknya  lewat di depan truk yang terperosok di KM-59 Jalan Tol Jakarta-Merak tepatnya, di Desa Undar-andir, Kecamatan Ciujung, Serang, Minggu (15/1). Tol Jakarta-Merak lumpuh total sejak Sabtu (14/1) malam akibat luapan Sungai Ciujung hingga merendam jalan tol sepanjang 2 kilometer dengan kedalaman 1-2 meter. ANTARA/Asep Fathulrahman

    Dua warga menggendong anaknya lewat di depan truk yang terperosok di KM-59 Jalan Tol Jakarta-Merak tepatnya, di Desa Undar-andir, Kecamatan Ciujung, Serang, Minggu (15/1). Tol Jakarta-Merak lumpuh total sejak Sabtu (14/1) malam akibat luapan Sungai Ciujung hingga merendam jalan tol sepanjang 2 kilometer dengan kedalaman 1-2 meter. ANTARA/Asep Fathulrahman

    TEMPO.CO, TANGERANG  -Banjir yang merendam tol Tangerang-Merak di KM 57-58 hingga Minggu malam 15 Januari 2012 ini berangsur-angsur mulai surut. Jika ketinggian air sebelumnya mencapai 1,2 meter kini sudah mencapai 50 centimeter sehingga sudah bisa dilalui kendaraan berbadan besar.

    ”Air sudah mulai surut, kami baru memperbolehkan kendaraan berat atau kendaraan berbadan besar yang bisa melintas,” ujar Kepala Divisi Operasi tol Tangerang-Merak, Azis Wibowo saat dihubungi Tempo.

    Azis mengatakan kendaraan berbadan besar mampu melewati genangan air setinggi lutut orang dewasa. Sementara kendaraan biasa masih dilarang melintas. Meski, kendaraan berat sudah mulai melintas, namun kepadatan kendaraan dari dua arah berlawanan itu masih mengular panjang sehingga kemacetan masih saja terjadi.

    Juru bicara PT Marga Mandala Sakti, Indra wijaya mengatakan banjir dikarenakan tanggul di Paramayan, Kabupaten Serang, Banten, dibuka akibat meluapnya sungai Ciujung, Sabtu 14 Januari 2012. Jalan Tol Tangerang-Merak tepatnya di KM 58,250 hingga 58,500, terendam air banjir setinggi 1,2 meter hingga 1,5 meter dan puluhan rumah yang ada dipinggir tol tersebut ikut terendam.

    Kondisi tersebut menyebabkan, jalan arah dari Tangerang menuju Serang dari Jakarta maupun sebaliknya dari arah Merak menuju Jakarta, lumpuh. Ruas jalan tol sepanjang hari ini tidak dapat dilalui kendaraan berat dan pribadi.

    "Banjir di Jalan Tol sekitar 1 kilometer. Terpaksa, arus kendaraan dari arah Jakarta dialihkan keluar di pintu Jalan Tol Bitung dan Jalan Tol Balaraja, Tangerang. Langkah ini untuk mengurangi kemacetan,"kata Indra. Sampai sore ini, kata Indra, banjir sudah menurun sekitar 30 centi meter.

    JONIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.