Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Awas, Cuaca Cerah Jakarta Hanya Tinggal Dua Hari

image-gnews
Awan hitam menggelayut di atas ratusan truk yang terjebak macet di jalan tol akibat banjir di KM-56 Jalan Tol Jakarta-Merak tepatnya, di Desa Undar-andir, Ciujung, Serang, Minggu (15/1). Karena jalan tol lumpuh total sejak Sabtu (14/1) malam arus dari Jakarta keluar dari tol di Balaraja sedang dari Merak keluar di Ciujung sehingga terjadi kemacetan panjang di Ciujung yang merupakan titik pertemuan kedua arus. ANTARA/Asep Fathulrahman
Awan hitam menggelayut di atas ratusan truk yang terjebak macet di jalan tol akibat banjir di KM-56 Jalan Tol Jakarta-Merak tepatnya, di Desa Undar-andir, Ciujung, Serang, Minggu (15/1). Karena jalan tol lumpuh total sejak Sabtu (14/1) malam arus dari Jakarta keluar dari tol di Balaraja sedang dari Merak keluar di Ciujung sehingga terjadi kemacetan panjang di Ciujung yang merupakan titik pertemuan kedua arus. ANTARA/Asep Fathulrahman
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -

Jakarta-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan bahwa cuaca cerah yang terjadi di Jakarta tidak akan berlangsung lama. "Diperkirakan ini hanya berlangsung hingga dua hari ke depan," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers yang diterima, Jumat 20 Januari 2012.

Menurut Sutopo, wajar jika dua hari ini dan dua hari mendatang, curah hujan di ibukota relatif ringan hingga sedang. Soalnya kawasan Laut Cina Selatan sedang memiliki tekanan rendah. Sehingga massa uap air dari utara dibelokkan ke tekanan rendah. Akibatnya cuaca Jakarta menjadi cerah.

Menurut Sutopo, Badan Meteorologi hanya mampu memprediksi hingga satu, dua hari ke depan dengan radar cuaca. "Jika sudah luruh, maka potensi hutan Jakarta akan semakin tinggi," Ia mengingatkan.

Menghadapai potensi hujan lebat ini, Badan Nasional telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jakarta untuk antisipasi banjir.Tercatat dari 267 kelurahan di Jakarta sekitar 93 kelurahan masuk dalam wilayah rawan banjir. Pada wilayah-wilayah tersebut, tercatat penduduk yang terancam lebih dari 980 ribu jiwa atau 10,2 persen dari total penduduk.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Berdasarkan peta prediksi banjir, wilayah di utara yang meliputi Jakarta Barat dan Jakarta timur memiliki potensi tinggi banjir bulan Januari ini. Terutama di kawasan seperti Cengareng, Grogol, Cilincing, Kelapa Gading dan sebagainya.

Bagi warga Jakarta, Sutopo menjelaskan, pemerintah daerah sudah menyiapkan Logistik dan peralatan di dekat 62 titik banjir. Aparat pemerintah hingga kelurahan sudah diminta untuk terus memonitor banjir. Sistem peringatan dini banjir juga diintensifkan pemantauannya.

DIANING SARI|FRANSISCO ROSARIANS
 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Atmosfer Bergejolak, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

2 jam lalu

Ilustrasi gelombang Rossby. Aasnova.org
Atmosfer Bergejolak, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

BMKG mendeteksi faktor-faktor atmosfer pemicu kenaikan curah hujan di berbagai wilayah. Masyarakat harus mewaspadai cuaca ekstrem.


BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter di Sejumlah Perairan

12 jam lalu

Ilustrasi gelombang tinggi. ANTARA
BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter di Sejumlah Perairan

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.


BMKG Perkirakan Hujan Lebat di 29 Provinsi, Waspadai Angin Kencang dan Petir

14 jam lalu

Ilustrasi hujan lebat yang terjadi di Yogyakarta. (FOTO ANTARA/Wahyu Putro A/ed/nz/pri.)
BMKG Perkirakan Hujan Lebat di 29 Provinsi, Waspadai Angin Kencang dan Petir

BMKG juga memasukkan sejumlah wilayah dalam kategori waspada dampak hujan lebat seperti banjir.


BMKG Sebut Gempa M5,1 Pacitan Tidak Merusak dan Berbahaya

16 jam lalu

Peta Gempa Pacitan, 22 April 2024. X.COM/BMKG
BMKG Sebut Gempa M5,1 Pacitan Tidak Merusak dan Berbahaya

Gempa dipicu oleh sesat aktif dasar laut.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Publikasi Jurnal Ilmiah yang Harus Dicapai Dosen, Prakiraan Cuaca BMKG, Gempa Laut Selatan

16 jam lalu

Ilustrasi jurnal ilmiah. Shutterstock
Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Publikasi Jurnal Ilmiah yang Harus Dicapai Dosen, Prakiraan Cuaca BMKG, Gempa Laut Selatan

Topik tentang dosen mendapat skor angka kredit untuk publikasi ilmiah dalam jurnal nasional menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


BMKG Perkirakan Musim Kemarau 2024 di Wilayah Bandung Raya Mulai Juni

17 jam lalu

Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika  (BMKG) memantau monitor prakiraan cuaca wilayah Jakarta dan sekitarnya di gedung BMKG, Jakarta. TEMPO/Subekti
BMKG Perkirakan Musim Kemarau 2024 di Wilayah Bandung Raya Mulai Juni

Saat ini sebagian wilayah Jawa Barat memasuki masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke kemarau.


Video Viral Korban di Sukabumi, BMKG: Ada 8 Sambaran Petir di Sekitar Lokasi

22 jam lalu

Ilustrasi hujan petir. Farmersalmanac.com
Video Viral Korban di Sukabumi, BMKG: Ada 8 Sambaran Petir di Sekitar Lokasi

Dua dari tiga orang yang sedang berteduh dari hujan di sebuah saung warung di Sukabumi tewas karena sambaran petir pada Ahad 21 April 2024.


Gempa Getarkan Pacitan dan Banyak Wilayah Lain di Indonesia Sepanjang Hari Ini

1 hari lalu

Peta Gempa Pacitan, 22 April 2024. X.COM/BMKG
Gempa Getarkan Pacitan dan Banyak Wilayah Lain di Indonesia Sepanjang Hari Ini

Kebanyakan gempa memiliki Intensitas guncangan pada skala III MMI. Ada juga yang IV MMI. Simak data selengkapnya dari BMKG.


Gempa M4,9 di Laut Banda Mengguncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

1 hari lalu

Ilustrasi gempa bumi
Gempa M4,9 di Laut Banda Mengguncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam slab Lempeng Banda.


Info Terkini Gempa Laut Selatan M4,9 Guncang Pangandaran Sampai Bantul

1 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Info Terkini Gempa Laut Selatan M4,9 Guncang Pangandaran Sampai Bantul

Guncangan kuat terasa di daerah Ciamis dan Pangandaran, Jawa Barat, dengan skala intensitas gempa III MMI.