Tangerang Waspada Flu Burung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memusnahkan unggas-unggas dan kandangnya di RW 6, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (9/1). TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas memusnahkan unggas-unggas dan kandangnya di RW 6, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (9/1). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Tangerang - Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang meningkatkan kewaspadaan sehubungan dengan kembali merebaknya penyakit flu burung belakangan ini. Tahun ini flu burung telah menewaskan dua warga Jakarta. Saat ini RO, 18 tahun, warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, dirawat di ruang isolasi flu burung RSUD Tangerang karena dicurigai terjangkit avian influenza.

    "Dengan munculnya pasien terduga flu burung tentunya kewaspadaan harus ditingkatkan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Naniek Isnaeni, kepada Tempo, Minggu 22 Januari 2012.

    Untuk mengantisipasi penyebaran flu burung tersebut Naniek mengatakan tim Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan Kabupaten Tangerang hingga hari ini masih terus melakukan pemantauan, pemeriksaan terhadap keluarga pasien, lingkungan tempat tinggal pasien, dan unggas-unggas yang ada di sekitar rumah pasien. "Semua masih dalam pemantauan dan pemeriksaan tim,” kata Naniek.

    Selain itu, Naniek melanjutkan, pihaknya juga menurunkan tim melalui puskesmas dan mensosialisasikan tentang bahaya dan penanganan flu burung. "Karena kasus ini sudah lama tidak ada, dan sekarang muncul lagi, masyarakat harus kembali diingatkan,” kata Naniek. Menurutnya, pola hidup bersih dan sehat sangat efektif untuk mencegah berbagai penyakit termasuk flu burung.

    Naniek mengatakan status RO saat ini masih sebagai terduga flu burung karena pihaknya masih menunggu hasil laboratorium. Kendati demikian, kata Naniek, pasien mengalami sakit dengan gejala flu burung seperti demam tinggi dan sesak napas.

    Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang di wilayah Tangerang kasus flu burung terakhir terjadi pada 2010, terdapat satu kasus, yaitu warga Kelapa Dua. Pada 2009 ada 1 kasus yaitu warga Tangerang Selatan. Pada 2008 ada 5 kasus, 2007 ada 6 kasus, 2006 ada 4 kasus, dan 2005 ada 4 kasus.

    JONIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.