Sopir Xenia Maut Cs Usai Pesta Miras dan Sabu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah mobil Xenia ringsek setelah menabrak 12 orang dan menewaskan 9 orang di Jalan M Ridwan, dekat Patung Tani, Jakarta Pusat, Minggu 22 Januari 2012. (Dok Tempo)

    Sebuah mobil Xenia ringsek setelah menabrak 12 orang dan menewaskan 9 orang di Jalan M Ridwan, dekat Patung Tani, Jakarta Pusat, Minggu 22 Januari 2012. (Dok Tempo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil tes urine dan darah sopir Daihatsu Xenia dan penumpangnya membuktikan bahwa si sopir, Afriani Susanti, 29 tahun, tak hanya memakai sabu, tapi juga minum minuman keras (miras).

    Penjelasan itu disampaikan Komisaris Besar Rikwanto selaku juru bicara Polda Metro Jaya kepada wartawan di Jakarta, Senin, 23 Januari 2012. "Tersangka mengaku malam itu dari tempat hiburan minum-minum, lalu ke acara ulang tahun temannya di hotel," kata Rikwanto lagi. "Mereka juga minum wiski."

    Saat diperiksa polisi, Afriani akhirnya mengakui mereka baru pulang dari pesta ulang tahun temannya di sebuah hotel dan belum tidur. Afriani menyetir sendiri, sementara ketiga temannya tidur dalam perjalanan di mobil.

    Menurut Rikwanto, dengan hasil tes urine dan darah itu diketahui, kondisi Afriani Susanti tidak dalam kondisi layak untuk menyetir. Karena itu, dia tak bisa mengendalikan mobilnya, apalagi kendaraan itu dipicu dia hingga di atas ambang batas maksimun yang ditetapkan polisi. "Tersangka mengaku tidak membawa SIM dan STNK. Mobil itu itu juga disebut pinjaman." kata Rikwanto "Tapi kami akan memeriksa kemungkinan apakah itu mobil curian atau tidak," ujarnya. SIM Afriani sudah mati sejak 2003.

    Seperti diketahui, mobil Daihatsu Xenia yang disopiri Afriani melaju kencang dan menghantam pejalan kaki di trotoar dan halte di Jalan M.I. Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat. Mobil baru berhenti setelah menabrak halaman kantor Kementerian Perdagangan.

    Akibat tabrakan maut itu, sembilan orang tewas dan empat terluka. Para korban itu mayoritas adalah warga yang baru saja pulang berolahraga di Monas. Sembilan orang yang tewas yakni Moch Hudzaifah al Ujay, 16 tahun, Firmansyah (21), Suyatmi (51), Yusuf Sigit (16), Ari (2,5), Nanik Riyanti (25), Fifit Alfia Fitriasih (18), dan Wawan (17) dan Akbar (22), Sementara empat orang luka yakni Siti Mukaromah (30), Keny (8), Indra (11), dan Teguh Hadi Purnomo (30).

    SUNDARI

    Berita Terpopuler Lainnya
    Sopir Xenia Maut dan Kawannya Positif Memakai Sabu 
    Hasil Tes Urine Sopir Xenia Maut Diumumkan Pagi Ini
    Kecepatan Xenia 'Maut' Diduga di Atas 70 KM/Jam 
    Setelah Dites, Rem Xenia 'Maut" Berfungsi Baik 
    Video Tabrakan Maut Xenia Beredar di Internet
    Empat Korban Kecelakaan Maut Xenia Satu Keluarga
    Satu Korban Kecelakaan Maut Xenia Hamil 3 Bulan 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.