Polisi Buru Penjual Ekstasi Pengendara Xenia Maut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa kecelakaan maut di Jalan M.I. Ridwan Rais, Gambir, Jakarta, Senin (23/1). Setelah melakukan penyelidikan kecelakaan yang melibatkan mobil Daihatsu Xenia B 2479 XI dengan korban tewas sembilan orang tersebut, Polisi mengumumkan bahwa sopir yang menjadi tersangka utama, Afriani Susanti (29) beserta tiga penumpang lainnya positif menggunakan sabu-sabu. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa kecelakaan maut di Jalan M.I. Ridwan Rais, Gambir, Jakarta, Senin (23/1). Setelah melakukan penyelidikan kecelakaan yang melibatkan mobil Daihatsu Xenia B 2479 XI dengan korban tewas sembilan orang tersebut, Polisi mengumumkan bahwa sopir yang menjadi tersangka utama, Afriani Susanti (29) beserta tiga penumpang lainnya positif menggunakan sabu-sabu. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO , Jakarta:Aparat kepolisian sedang memburu penjual ekstasi pada Afriyani Susanti, 29 tahun, pengemudi mobil Xenia penabrak rombongan pejalan kaki di kawasan Tugu Tani. "Kami sedang kejar pengedarnya," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nugroho Aji, saat dihubungi Tempo, Senin 23 Januari 2012.

    Menurut Nugroho, Afriyani dan ketiga temannya yakni Deny Mulyana (30), Adistira Putri Grani (26), serta Arisendi (34) resmi menjadi tersangka penyalahgunaan narkotik dan obat terlarang (Narkoba). Dalam pemeriksaan, keempatnya mengaku telah membeli dua butir ekstasi dari seseorang di sebuah diskotik di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.

    Nugroho kemudian menjelaskan perjalanan keempat tersangka pada Sabtu, 21 Januari 2011, malam sebelum kejadian. Sekitar pukul 20.00, keempat orang ini menghadiri pesta ulang tahun rekan mereka di Hotel Borobudur. "Mereka di sana sampai sekitar jam 22.00," ujar Nugroho.

    Dari Hotel Borobudur, keempatnya bergeser ke sebuah kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Di lokasi ini, menurut pengakuan tersangka pada penyidik, mereka minum minuman keras, termasuk whiskey.

    Ahad, 22 Januari 2012, sekitar pukul 02.00 dini hari, "geng gaul" ini menurut Nugroho pindah tempat nongkrong ke sebuah diskotik di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. "Di sinilah mereka mengaku patungan membeli dua butir ekstasi," tuturnya.

    Setelah pesta sepanjang malam inilah, sekitar pukul 11.00, mobil Xenia bernomor polisi B 2479 XI yang dikendarai Afriyani menabrak 12 orang pejalan kaki di Jalan MI Ridwan Rais Gambir Jakarta Pusat. Sembilan di antara para korban itu dilaporkan meningggal dunia.

    PINGIT ARIA

    Berita Terkait
    Video Tabrakan Maut Xenia Beredar di Internet
    Foto Pengemudi Xenia Berpesta Panen Kecaman

    Sopir Xenia Maut dan Kawannya Positif Memakai Sabu

    Foto Pengemudia Xenia Sedang Pesta Sabu Beredar

    Sosok Pengemudi Xenia Maut di Mata Temannya

    Ibu Pengemudi 'Xenia Maut' Masih Sangat Terpukul 

    Sopir Xenia Maut Akui Pacu Mobil 100 KM/Jam








     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.