Pilot Lion Nyabu, BNN: Pilot Itu Bukan Sopir Truk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Lion Air dan Garuda Indonesia. ANTARA/Eric Ireng

    Pesawat Lion Air dan Garuda Indonesia. ANTARA/Eric Ireng

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Badan Narkotika Nasional Jawa Timur Komisaris Besar Jan de Fretes mengatakan pilot Lion Air bernama Saiful Salam, 44 tahun, tidak semata-mata disalahkan berdasarkan perbuatannya mengkonsumsi sabu di kamar 2109 Hotel Garden Palace, Surabaya, pada Sabtu, 4 Februari 2012 pagi.

    Aparat, kata Jan, juga memperhitungkan dampaknya setelah warga Serpong, Tangerang, itu memakai barang haram tersebut. "Dia itu pilot, bukan sopir truk. Sopir truk bawa 5-6 orang, tapi pilot bawa ratusan penumpang di udara," kata Jan, Sabtu, 4 Februari 2012.

    Direktur Reserse Polda Jawa Timur Komisaris Besar Bambang Triyanto mengatakan, berdasarkan penyelidikan aparat, diketahui bahwa Saiful mengkonsumsi narkoba sejak setahun terakhir ini. Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa seperangkat alat isap serta satu paket sabu seberat 0,4 gram

    Selanjutnya, kata dia, penyidikan terhadap pilot tersebut akan dilakukan oleh aparat Badan Narkotika Nasional Pusat. "Pelaku dibawa ke Jakarta. Kami dan BNN Jawa Timur hanya sebatas mem-back-up," kata Bambang.

    KUKUH S WIBOWO

    Berita Terkait
    Hasil Tes Urine Pilot Lion Positif Nyabu

    BNN Kembali Ciduk Pilot Lion Air Pakai Sabu

    Polisi Lampung Tahan Jaksa Pembawa Sabu

    Sabu dalam Lilin Imlek Dimusnahkan

    Pilot Ternyata Wajib Tes Narkoba Tiap 6 Bulan



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.