Sebelum Kabur, Tahanan Ikat Penjaga Warung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Nita Dian

    TEMPO/Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat 12 tahanan Polsek Cempaka Putih kabur dari penjara, ada penjaga warung nasi padang yang melihat. Seorang tahanan mengancam penjaga warung itu dengan pisau, kemudian mengikat tangan dan kakinya dengan tali plastik,"  kata juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Selasa, 7 Februari 2012.

    Penjaga warung padang itu bernama Usup Suhendar, 18 tahun. Dia bekerja di sebuah warung padang, tidak jauh dari kantor polsek. Selain pisau, Usup juga melihat ada tahanan yang membawa obeng dan alat tumbuk terbuat dari kayu.

    Menurut Rikwanto, tahanan itu kabur sekitar pukul 02.15 dinihari. Mereka menjebol besi teralis di jendela kamar mandi. Teralis bisa patah setelah itu digergaji. “Sudah seminggu digergaji,” katanya. Saat menggergaji teralis, mereka membuka keran air di kamar mandi untuk menyamarkan suara gesekan besi.  “Biar tidak terdengar,” katanya.

    Di ruang tahanan, polisi menemukan beberapa barang buktim seperti dua tang, kunci pas ukuran 8, dan bekas terali yang sudah dipotong. Polisi tidak menemukan adanya gergaji di lokasi kejadian.

    Nama-nama tahanan yang kabur itu adalah Suwardi, Toni Rahman, Suprapto, Agus Pian, Ibrahim, Andre Julius, Eko Prihatin, Aji Tri Mulyadi, Ocky Inka Haryadi, Harri A, Agus Win Suprio, dan Angga Hendriawan. Belakangan polisi berhasil meringkus Agus Win Suprio di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Satu lagi, Suwardi, ditangkap di Bekasi. “Mereka ditangkap antara pukul 05.00-06.00 pagi,” kata Rikwanto.

    Rikwanto mengatakan bahwa Kepolisian Resor Pusat telah membentuk tim untuk memburu para tahanan yang kabur. Selain itu, polisi juga akan melakukan evaluasi internal terhadap petugas yang berjaga pada malam kaburnya para tahanan.

    ANANDA BADUDU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.