Tabrakan Maut Diduga Akibat Rem Bus Blong

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • illustratormelbourne.com

    illustratormelbourne.com

    TEMPO.CO, Bogor - Sopir bus Bus Karunia Bhakti dipastikan tewas dalam kecelakaan beruntun di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Jumat 10 Februari 2012 malam. Sopir yang belum dipastikan namanya itu tewas bersama delapan penumpang lainnya.

    Bus Karunia Bhakti jurusan Bandung-Jakarta remnya blong. Sopir tak bisa mengendalikan mobil yang melaju di jalur padat kawasan Puncak, Bogor. Akibatnya bus menghantam bus Doa Ibu di depannya sebelum menabrak lima motor, dua angkutan kota, dua minibus dan satu pick up.

    Tak hanya sampai di situ saja, bus itu kemudian menabrak warung baso di tepi jalan. Seorang karyawan perempuan di warung itupun ikut menjadi korban yang tewas.

    Bus Kurnia Bhakti sendiri mengakut sekitar 70 penumpang. Adapun bus Doa Ibu mengakut 50 penumpang. Kepala Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris Besar5 Harry Susatnto mengatakan data sementara 13 orang tewas, dan 42 luka-luka. "Kemungkinan jumlah korban bertambah," kata Harry.

    Harry tiba di lokasi kejadian bersama dengan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Putut Bayu Urgoseno.

    Saksi mata Nana Supriatna, satuan polisi pamong praja kelurahan Cisarua mengatakan korban tewas kurnia Bhakti utamanya penumpang yang duduk di bagian depan. Sedangkan di bagian belakang, mengalami luka-luka.

    ARITHA U SURBAKTI | WANTO

    Berita Terkait
    Tabrakan Beruntun di Puncak  
    Kecelakaan Beruntun, Puncak Macet 6 Kilometer
    Kecelakaan Cianjur Sepuluh Orang Tewas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.