Mayat Perempuan Telanjang Ditemukan di Jatipadang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berkerumun melihat mayat wanita yang diperkirakan berusia 17 tahun, di sebuah kebun di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Minggu, 8 Desember 2012. TEMPO/Ilham Tirta

    Warga berkerumun melihat mayat wanita yang diperkirakan berusia 17 tahun, di sebuah kebun di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Minggu, 8 Desember 2012. TEMPO/Ilham Tirta

    TEMPO.CO, Jakarta - Mayat perempuan tanpa busana ditemukan di selokan di Jalan Jatipadang Gang Masjid Ar Ridwan RT 3/RW 6 Jatipadang, Jakarta Selatan. "Bukan warga sini," kata Ketua RT 3, Jejen Kamir, ketika ditemui Rabu, 15 Februari 2012.

    Jejen mengatakan, penemuan mayat berawal dari laporan seorang pemulung yang mengaku menemukan mayat di selokan sekitar pukul 8.30. Kemudian dia dan beberapa warga memastikan ternyata memang ada mayat perempuan tanpa busana.

    Kondisi mayat ketika ditemukan, kata dia, dalam keadaan telentang, kedua tangan mengepal, dengan kepala di bawah permukaan air. Menurut dia, tidak ada warganya yang merasa kehilangan keluarga. Dia pun memastikan mayat itu bukan warga sekitar.

    Ditemui pada saat yang sama, Kepala Unit Reserse Kriminal Pasar Minggu Ajun Komisaris Anggaran mengatakan mayat itu diperkirakan berusia sekitar 60 tahun, tapi belum beruban. "Tidak ada tanda-tanda kekerasan," kata Anggara. Hanya ada memar di dahi dan dagu yang diperkirakan bekas terantuk dasar selokan. Kematian mayat diperkirakan sekitar lima jam jika dilihat dari kondisi mayat yang belum membengkak dan tidak berbau.

    Kondisi selokan tempat penemuan mayat merupakan perairan dangkal. Tidak ada hujan deras sebelumnya yang menyebabkan debit atau aliran air meluap. Saat ini mayat perempuan tidak dikenal itu dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

    SUNDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.