Senin, 19 Februari 2018

Tito Kei: Polisi Ini Menembak John Kei  

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 21 Februari 2012 09:33 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tito Kei: Polisi Ini Menembak John Kei  

    John Kei menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta, Senin (20/2). FOTO ANTARA/Dokumentasi Keluarga

    TEMPO.CO, Jakarta - Tito Refra, adik kandung John Kei, menuduh Kepala Satuan Reserse Mobil (Resmob) Kepolisian Daerah Metro Jaya Ajun Komisaris Besar (AKBP) Herry Heriawan yang menembak kakaknya.

    Tito menyampaikan hal tersebut setelah membesuk John Kei yang sedang dirawat di Rumah Sakit Kepolisian RI Kramat Jati pada Minggu 19 Februari 2012.

    "Saat bertemu dia (John Kei) hanya satu hal yang saya tanyakan. Apa yang terjadi saat penangkapan?" kata Tito di RS Polri Kramat Jati, Senin 20 Februari 2012. "Dia bilang ketika pintu kamarnya dibuka, polisi acungkan senjata. Dia angkat tangan kemudian ditembak," kata Tito.

    Tito mengatakan John ingat siapa yang menembaknya itu. Menurut John yang menembak adalah AKBP Herry Heriawan.

    Herry Heriawan sendiri membantah ia menembak John Kei. Ia mengatakan dirinya datang terlambat saat penangkapan. "Saya datang sudah bubar," ujarnya ketika dihubungi pada Sabtu 18 Februari 2012 dini hari lalu.

    John Kei ditangkap di Hotel C’one, Pulomas, Jakarta Timur, pada Jumat 17 Februari 2012 malam. Juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan ada 75 reserse yang dikerahkan untuk menangkap John. Menurut Rikwanto jumlah polisi yang dikerahkan sepadan dengan tingkat ancaman. "Dia itu kan orang yang dituakan. Ke mana-mana pasti banyak loyalisnya yang ikut," katanya.

    ANANDA BADUDU

    Berita lain:
    Massa John Kei Tekan Polisi

    Berbagai 'Peluru' Polisi Jerat John Kei
    Alasan Polisi Jerat John Kei Pasal Pembunuhan
    Positif Nyabu, Alba Fuad Ditahan
    John Kei Dijerat Pasal Pembunuhan dan Narkotik
    Polisi: John Kei Bertemu Bos Sanex di Hotel
    Gula Darah Turun, John Kei Masih Trauma
    Wawancara John Kei: Saya Suka Kelahi, Bukan Preman


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.