Polisi Akan Cek Prosedur Penangkapan John Kei

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Istri John Kei, Yulianti (tengah) yang didampingi pengacara Alam Simamora (kanan) melaporkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S. Rajab dalam kasus penangkapan John Kei ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Markas Besar Kepolisian, Senin (20/2). TEMPO/Aditia Noviansyah

    Istri John Kei, Yulianti (tengah) yang didampingi pengacara Alam Simamora (kanan) melaporkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S. Rajab dalam kasus penangkapan John Kei ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Markas Besar Kepolisian, Senin (20/2). TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian akan mengecek kembali prosedur penangkapan ketua organisasi pemuda asal Maluku, John Kei. "Bila ada pelanggaran akan kami proses," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Saud Usman Nasution, Rabu, 22 Februari 2012.

    Saud menyatakan saat ini Bidang Profesi dan Pengamanan sedang menelusuri laporan pengacara John Kei, Tofik Chandra atas dugaan pelanggaran pidana saat penangkapan kliennya. "Akan diperiksa petugas, personil di lapangan, dan sejumlah saksi" ujarnya.

    John Kei ditangkap di Hotel C'One, Pulomas, Jakarta Timur minggu lalu. Ia disergap terkait kasus pembunuhan terhadap Tan Harry Tantono di kamar Swiss-Bel Hotel, Sawah Besar, pada 26 Januari 2012. Kasus ini diduga melibatkan John Kei dan anak buahnya. Apalagi, sosok John terekam kamera closed-circuit television (CCTV) pada hari yang sama saat pembunuhan terjadi.

    Saat penangkapan, pengacara menyesalkan tindakan polisi menembak betis kanan kliennya. Ia menganggap polisi telah menyalahi prosedur penangkapan. Apalagi ketika ditangkap, John tidak melawan dan tidak memiliki senjata. "Polisi memang boleh menembak. Tapi ada prosedurnya" kata Tofik. "Yang kami tahu hanya ada sekali tembakan dan langsung kena, tidak ada tembakan peringatan."

    Istri John Kei, Yulianti kemudian melaporkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S. Rajab dan beberapa petugas kepolisian yang terlibat dalam penangkapan. Yulianti mengadu ke ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) pada Senin, 20 Februari 2012.

    Saud mengatakan akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dari mengenai kasus ini. Ia mengatakan pengaduan ini menjadi hak setiap warga negara.

    "Dari laporan, kami akan menelusuri apakah dalam kasus ini ada pelanggaran pidana, etika, atau pelanggaran disiplin," ujar Saud. Ia mengatakan akan segera memberi sanksi jika ditemukan adanya pelanggaran.

    M. ANDI PERDANA

    Berita lain
    Polisi: Ada Belasan Catatan Kriminal John Kei

    John Kei Peringati Rabu Abu di Rumah Sakit

    Hotel C'One Sepi Setelah John Kei Ditangkap
    Polisi Selidiki Keterlibatan John Kei Lewat CCTV
    John Kei dan Kelompok 'Penguasa' Ibu Kota
    John Kei, dari Tanah Abang hingga Australia

    Tito Kei: Polisi Ini Menembak John Kei
    Hari Ini, John Kei Ajukan Gugatan Praperadilan
    Berbagai 'Peluru' Polisi Jerat John Kei
    Alasan Polisi Jerat John Kei Pasal Pembunuhan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.